Senin , 19 Oktober 2020
Breaking News

Home / Daerah / Pemdes Suka Datang Gelar Musdes Terkait APBDes dan Perubahan Anggaran 2020, Sekaligus Bagikan BLT-DD Tahap III

Pemdes Suka Datang Gelar Musdes Terkait APBDes dan Perubahan Anggaran 2020, Sekaligus Bagikan BLT-DD Tahap III

REJANG LEBONG, SNN – Dengan rasa syukur yang begitu besar dinyatakan oleh Pemdes Suka Datang Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong, hari ini Kamis (16/07) menggelar Musyawarah Desa (Musdes) terkait perencanaan pembangunan di tahun 2021 mendatang, APBDes dan Perubahan Anggaran 2020, sekaligus lakukan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Dana Desa (DD) tahap ke III. Agenda rapat dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Jamil Ashari, didampingi Ketua BPD dan Sekdes, yang bertempatan di Balai Desa Suka Datang.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut babinsa Arif SumantSuka Fandhy Oktori, PLD Santi Rahmawati, Ketua BPD Komarudin, Sekretaris Desa, M.Romli, mewakili mahasiswa KKN dari UNP Sumatera Barat Andre, Kadus 1 dan 3 beserta perangkat desa lainnya.

Didalam penyampaian Kepala Desa Jamil Ashari, mengatakan, “saya ucapkan ribuan terima kasih atas hadirnya seluruh undangan kami sehingga pada hari ini kita berkumpul atas nikmat sehat yang diberikan Allah swt didalam pelaksanaan kegiatan musyawarah desa (Musdes) perencanaan pembangunan tahun 2021,” kata Kades.

Lanjutnya, “saya minta kepada seluruh lapisan masyarakat dapat terlibat langsung dalam memberikan usulan-usulannya dan kepada pihak instansi pemerintah agar dapat menerima, menampung, usulan dan memahami kehendak masyarakat desa Suka Datang,” pinta Kades.

Masih menurut Kades Jamil , “saya berharap kepada masyarakat dan pihak instansi pemerintah dapat memantau, memberi arahan yang bisa membuat kami melaksanakan kegiatan untuk tahun 2021 mendatang lebih baik, dan berikan kami pemahaman yang profesional dan produktif agar kami tidak salah jalan dan harapan saya semoga perencanaan pembangunan untuk tahun 2021 ini bisa berjalan lebih baik, berkualitas.”

Dalam melaksanakan musyawarah ini kita masih dalam suasana New Normal ini artinya kita didampingi dengan suasana pandemi Covid-19 tapi tolong segala protokol kesehatan harus ditaati gunakan masker didalam musyawarah ini atau rutinitas, dan jaga jarak serta rutin cuci tangan sesering mungkin.

 

Dengan adanya musyawarah ini saya meminta kepada masyarakat Suka Datang ketika adanya permasalahan tolonglah dimusyawarahkan dulu, sehingga keharmonisan dalam menjalankan silaturahim di desa ini bisa lebih bermakna, agar dalam menjalankan kegiatan untuk tahun 2021 nanti dapatlah kita mematuhi segala peraturan-peraturan yang sudah ditentukan dan juga dapat menjaga kualitas yang baik dan tinggi,” jelas Jamil.

Didalam acara Musdes tersebut Pemerintah Desa Suka Datang juga membagikan Bantuan langsung tunai BLT tahap yang ke III kepada penerima BLT tersebut kepada 56 KK yang berjumlah 600 ribu namun harus diketahui bantuan ini mungkin berlanjut 3 bulan kedepan lagi namun nominalnya tidak lagi seperti bulan yang lalu 3 bulan yang kedepan ini jamla uang yang akan KPM terima adalah 900 ribu dibagi 3 bulan yakni 300 perbulan nya harap masyarakat ketahui dan jangan menimbulkan pitnah mau pun pembicaraan yang kurang jelas saya mintak, kepada masyarakat desa Suka Datang agar bisa menyapai kan ke semua penerima nantinya, namun kami masih belum menentukan hari ini siapa yang akan menerima bantun BLT yang 3 bulan kedepan sebab kami masih juga ingin Musdes Khusus apakah KPM yang lama atau yang baru. Kami menyisihkan sebagian anggaran dana desa (DD) untuk masyarakat terdampak Covid-19. Anggaran tersebut dialokasikan untuk Program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Untuk itu, seluruh Kepala Desa (Kades) diminta segera mendata penerima bantuan tersebut untuk 3 bulan yang ke depan nya berjumlah 300 ribu per bulan,” terang Kades Jamil secara rinci.

Dilanjut oleh PLD Santi Rahmawati menyampaikan, “didalam menghadapi Covid-19 ini marilah kita ikuti protokol kesehatan dan banyak kegiatan padat karya tunai di tahun ini di alihkan ke BLT DD sehingga kegiatan fisik ada yang ditundakan, sesuai peraturan Kementrian semoga untuk di tahun 2021 nanti tidak ada lagi permasalahan-permasalahan,” ujar Santi.

Saya ingatkan lagi dalam penyampaian dan penyusunan RKPDes tahun 2021 dihimbau kepada pemerintah desa untuk fokus pengembangan RKP dalam kegiatan pemulihan ekonomi dan pembangunan infrastruktur lebih kearah pengembangan ekonomi dapat menyerap tenaga kerja didesa serta mengembangkan BUMDes guna untuk mendongkrak perekonomian, pariwisata di desa ini dan juga dapat pengembangan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Desa Suka Datang,” tutup Santi.

Fandhy Oktori yang turut hadir pada kegiatan tersebut juga mengatakan, Bantuan dari pemerintah pusat ini telah diatur dalam peraturan menteri desa PDTT No 6 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan menteri desa PDTT nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2020. Ditengah Pandemi Covid-19, Kemendes mengambil kebijakan untuk menyisihkan sebagian Dana Desa kedalam bentuk program BLT. Adapun mekanismenya juga telah ditentukan melalui surat edaran dari Pemerintah Pusat. Diantaranya, penerima BLT yaitu keluarga miskin non PKH dan BPNT yang kehilangan mata pencarian, belum terdata, dan memiliki anggota keluarga yang rentan sakit kronis.

Sekretaris Desa menyampaikan, “dalam mekanisme pendataan akan dilakukan oleh relawan Covid-19 Desa dengan basis pendataan Kemudian dilanjutkan Musyawarah Desa (Musdes) untuk Validasi, Finalisasi dan penetapan penerima BLT yang ditandatangani Kepala Desa. Setelah itu, pengesahan Bupati/Wali Kota atau Camat selambatnya lima hari,” tutup Sekdes. (AVD)

 

Laporan : RIO/HEN
Editor : Cyntia

About adminSNN

Check Also

Pengabdian Untuk Negeri Melalui Program TMMD 2020

LEBONG, SNN – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD)  Reg ke-109 tahun 2020 terletak di Desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *