Kamis , 22 April 2021
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Rejang Lebong / Pekerjaan di Desa Air Meles Bawah Diduga Kuat Mark-up dan Terkesan Asal Jadi

Pekerjaan di Desa Air Meles Bawah Diduga Kuat Mark-up dan Terkesan Asal Jadi

REJANG LEBONG| BENGKULU, sinarnusantaranews.com Pekerjaan  Drainase /SPAL desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur diduga dikerjakan asal jadi dan meraup keuntungan pribadi, Rabu (03-03-2021).

Pekerjaan SPAL Desa Air Meles Bawah  Tahun Anggaran 2020 bersumber dari Dana Desa menuai kritikan tajam dari berbagai kalangan pemerhati ruang lingkup dan lingkungan pembangunan Kabupaten Rejang Lebong.

Pasalnya diduga kuat disebabkan mengabaikan Standar Operasional Presedural (SOP) diyakini kegiatan tersebut  (Rab -SPAL) tidak memenuhi Standart Perkerjaan  pengadaan dalam pelaksanaan Juknis dan kegiatan pekerjaan.

Sebagaimana terlihat dilokasi pekerjaan SPAL di Dusun 1 Desa Air Meles   bergelombang dan mulai retak disetiap sudutnya mulai rapuh, Diduga kuat campuran bahan material standard campuran perbandingan antara Pasir + Semen + Batu 1 sak Semen, 5 Angkong (gerobak dorong/pasir) sehingga terlihat hasil kegiatan pekerjaan SPAL rapuh dan bergelombang.

Tim pemantau desa Aliansi Masyarakat Air Meles Bawah (HA) menuturkan soal kegiatan pekerjaan rabat beton yang di duga tidak menggunakan Spek, “panjang dan lebar SPAL yang dikerjakan tidak terlihat sama bahkan ada yang tipis, pekerjaan itu pertengahan tahun 2020 bersumber dari Dana Desa Air Meles Bawah yang terindikasi asal jadi,” ujar HA.

Lanjutnya, “biaya anggaran yang dialokasikan bersumber dari dana desa juga tidak Sedikit (65.674.600) diketahui nominal nya Sangat lah besar, Hingga SPAL di duga Di kerjakan Asal asal jadi saja, yang berdampak pada mutu kualitas pekerjaan rabat beton yang tidak memenuhi Standard pembangunan Nasional,” tutupnya.

Sementara menurut Ketua Aliansi masyarakat pemerhati Pembangunan Desa (AMP2D) Kab Rejang Lebong  menyampaikan sikap terkait pembangunan Desa Air Meles Bawah  mulai dari TA.2019 2020.ini, “melihat kondisi lapangan, kami sangat kecewa dengan kinerja Kades Air Meles Bawah, yang mana pengerjaan rabat beton dan Drainase/SPAL Desa Air Meles Bawah ini  tidak layak dan mengabaikan Standard dalam petunjuk teknis bekerja, kenapa anggarannya ada, hanya tinggal bekerja dengan baik, apa susahnya.” Paparnya dengan nada kesal.

Ketua AMP2D Kabupaten Rejang Lebong (RH), “kalau seperti ini (Rab- SPAL ini) belum sampai masa tenggang ambang waktu pemeliharaan dan Drainase /SPAL sudah hancur kembali, kami berharap Kades Air Meles Bawah harus lebih cekatan dalam mengelola anggaran, supaya tercapainya pembangunan desa yg ideal dan harmoni.”

Namun jika tidak mendapatkan perhatian dari saran masyarakat desa atau masyarakat, tidak menutup kemungkinan Kades Air Meles Bawah (Sugiarto) akan kita laporkan kepenegak hukum atas mengabaikan peraturan dan perundang-undangan tentang Desa Republik Indonesia,” pungkasnya.

Tim mencoba menghubungi Kepala Desa Air Meles Bawah melalui via telepon dan pesan WhatsApp dikarenakan Kades susah ditemui. Didalam pesan singkat Kepala Desa hanya menjawab wassalammualaikum, namun tak lama kemudian Kepala menghubungi balik tim dan mengatakan, “saya masih di tempat orang musibah pak dan tak mungkin hal ini saya bicarakan di sini tidak etis, nanti saya hubungi lagi,” ucapnya sambil menutupi telponnya.

Tim pun akan segera berkoordinasi dengan pihak Propam Polda Bengkulu untuk segera mengkonfirmasi hal ini dan akan mempertanyakan sejauh mana oknum ini terlibat di dalam kegiatan di Desa Air Meles Bawah ini. (Tim)

Bersambung (“Ada Apa Oknum Mengaku Tipikor Polres Rejang Lebong Dengan Bangunan di Desa Air Meles”)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Pembangunan Sarana Air Bersih dan Pemasangan Sistem Perpipaan Desa Air Mundu Diduga Banyak Kejanggalan

Rejang Lebong| Bengkulu, sinarnusantarnews.com – Di dalam upaya mensejahterakan masyarakat kerap kali terjadi penyimpangan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *