Senin , 27 September 2021
Breaking News
Slider

Home / Uncategorized / “2020 Penuh ..?? Diduga Terjadi Penyimpangan dan Kongkalikong di Desa Pulogeto

“2020 Penuh ..?? Diduga Terjadi Penyimpangan dan Kongkalikong di Desa Pulogeto

Kepahiang| Bengkulu, www.sinarnusantaranews.com Didalam upaya Pemerintahan Pusat untuk mengajari Pemerintahan Daerah mandiri dalam pembangunan desa kerap terjadi pemanfaatan oleh oknum-oknum yang ingin memperkayakan diri sendiri dan didalam penelusuran tim investigasi BengkuluPost dan sinarnusantaranews.com terdapat kejanggalan sehingga team sangat tertarik untuk mengali fakta yang sesunggunya dan team menijau fisik yang terletak di Desa Pulugeto Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang Pembuatan Pengerasan jalan Telvord  yang baru di bangun dengan menggunakan Dana Desa tahun anggaran 2020 sebesar Rp.289.424.200 (Dua ratus Delapan pulu sembilan empat ratus dua pulu empat ribuh dua ratus rupiah) dan besar dugaan telah terjadi penyimpangan, bangunan jauh dari kategori memuaskan justru ketahanan bangunan sangat sangat di ragukan pasalnya diduga tidak menggunakan galian pondasi jadi rentang TPT tergantung dan tidak bertahan lama dan lebih menarik diselidiki bangunan ini diduga tidak sesuai dengan pagu dana yang di serap dengan bangunan 670 Meter dan adapun yang tertera di papan kegiatan hanya tertulis pembukaan dan pengerasan jalan sehingga peraturan tetang ketranspransi publik sudah banyak tidak diterapkan dan rentang akan terjadi penyimpangan berjemaah.

Tembok Penahan Tebing tersebut besar dugaan tidak bisa bertahan lama, pasalnya tidak ada galian pondasi dan terkesan asal jadi di dalam hal ini team sudah mengantongi beberapa bukti kejanggalan dan segera berkoordinasi kepada pihak penegak hukum agar dapat menindaklanjuti pemberitaan ini dan menegakan kebenaran serta melaksanakannya secara transpransi.

Dengan pemberitaan ini dan beberapa bukti bukti dugaan penyimpangan dan mark up akan kita segera diserahkan agar memudahkan pihak penegak hukum memproses dugaan penyimpangan.

Hingga Berita ini di rilis pihak KPA atau Kepala Desa Pulogeto belum bisa temui dan team berupaya menghubungi lewat via telpon dan sms namun belum ada jawaban namun team sudah menyampaikan bahwasan meminta hak jawab dari Pemeritah Desa Pulogeto dan lebih janggal lagi ada pihak lain yang menghubungi team untuk meminta memberi hak jawab dari pihak Desa Pulogeto namun orang tersebut tidak ada kaitannya dengan kegiatan tersebut sehingga team tidak menanggapi dengan benar dari hal ini besar dugaan team investigasi. banyak penyimpangan dan kongkalikong yang terjadi di pemeritahan desa baik dari administrasi maupun fisik yang dibuat.

Maka didalam hal ini tim investigasi SNN  meminta kepada pihak Pemeritahan yang terkait dan kepada pihak Penegak Hukum agar segera mengaudit kegiatan fisik di desa Pulegeto  serta kelengkapan administrasinya secara transparan serta melibatkan tim investigasi SNN dan dapat mengungkap fakta yang sebenarnya serta dapat di proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Jika kita Bersih Buat Apa Kita Risih !!!!

(Tiem Investigasi Rio)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

DPRD Kota Bengkulu Siap Awasi Pendistribusian Beras PKHD

Kota Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu melalui Wakil Ketua Komisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *