Senin , 19 November 2018
Breaking News
previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider
Home / Bengkulu / Rejang Lebong / Aksi Unjuk Rasa HMII, di Rejang Lebong, Damai & Kondusif

Aksi Unjuk Rasa HMII, di Rejang Lebong, Damai & Kondusif

REJANG LEBONG, SNN – Dalam aksi unjuk rasa yang didukung dengan suasana yang sangat cerah, HMII melakukan orasi damai di beberapa tempat, perjalanan dimulai dari masjid Jamik dan dilanjutkan ke gedung DPRD Rejang Lebong, melewati Bundaran, beraKhir di depan KAPOLRES Rejang Lebong.

Aksi ini sebagai bentuk dari solidaritas HMIl (himpunan mahasiswa islam indonesia)  yang telah melakukan aksi damai di depan Kantor DPRD provinsi pada tanggal 18/09, maka dari itu melalui BEM sekabupaten Rejang Lebong mereka melakukan aksi di kabupaten rejang lebong,  aksi tersebut diikuti sekitar 50 massa HMII, dan diketuai oleh  FIRMAN, selaku ketua dari BEM, (Badan Esekutif Mahasiswa) Curup.

Dalam orasi yang disampaikan, mereka meminta anggota DPRD Rejang Lebong,membentuk  team pencari fakta terkait aksi di DPRD provinsi,namun anggota DPRD Rejang Rebong tidak satupun yang bisa hadir, ada apa dibalik semua ini,,,??

Hal itu dibenarkan oleh Sekwan  DPRD Rejang Lebong  Zulkarnain, ketika menjelaskan di depan masa HMII,

“sebenarnya ketua DPRD maupun yang lain berangkat kemarin dalam rangka BINTEK, dan koordinasi dengan pihak menteri tentang Penanganan dana desa, jadi saya secara pribadi mohon maaf dan sekali lagi saya tidak banyak memberi penjelasan. Saya akan menampung aspirasi para mahasiswa,” ungkapnya.

“kami tidak tau bahwa akan ada aksi ini, dan kami tahu hari ini pihak kapolres yang memberitahu kami bahwa ada aksi ini, dan bukan anggota DPRD menghindar,  karena tidak ada di sini melainkan mereka lagi BINTEK, untuk itu kita koordinasi langsung dengan DPRD Rejang Lebong lewat telepon, dan ketua DPRD hari sabtu dia akan bertemu langsung untuk koordinasi dengan pihak mahasiswa” Sambungnya sambil menutupi perkataannya.

Dan disaat wartawan SNN mengkonfirmasi dengan ketua HMII Rejang Lebong, Firman menjelaskan;

“kami sangat kecewa terhadap anggota DPRD yang tidak ada,, kami akan menuntut agar DPRD Rejang Lebong dapat mendukung aksi kami ini, untuk membentuk team pencari fakta menyangkut banyak kejadian kejadian di Indonesia ini, korbannya mahasiswa, karna mahasiswa adalah generasi bangsa, jadi kami berharap DPRD Rejang Lebong bisa mendukung keinginan kami,”  ungkapnya,

Aksi tersebut dimulai dari pukul 10.00 wib tadi pagi, sampai dengan selesai. Aksi berjalan damai dan kondusif serta dikawal dengan anggota Kepolisian Rejang Lebong  yang berjumlah 100 personil, diiringi dengan mobil patwai, hingga aksi ini selesai.

 

Pewarta   : Fheby

Editor       : Andita

About adminSNN

Check Also

Kebakaran Yang Menghanguskan Rumah Dan Isinya

BENGKULU UTARA, SNN – Peristiwa kebakaran hebat terjadi, Subuh dinihari tadi yang menghanguskan sebuah rumah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *