Sabtu , 25 Mei 2019
Breaking News
banner
previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider
Home / Bengkulu / Bengkulu Selatan / Antisipasi Penggunaan Zat Kimia, Dinkes Akan Periksa Jajanan Takjil

Antisipasi Penggunaan Zat Kimia, Dinkes Akan Periksa Jajanan Takjil

M.Redwan Arif M. PH
Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan

BENGKULU SELATAN,SNN – Guna mengantisipasi penggunaan zat berbahaya dalam penyajian jajanan takjil yang diperjual-belikan di sejumlah pasar Ramadan di ibu kota, dalam waktu dekat Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan akan mengambi sampel untuk diperiksa.

Menyikapi hal tersebut,Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan, M. Redwan Arif menjelaskan, pemeriksaa takjil tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan Ramadan, hanya saja ia belum membeberkan waktu pastinya.

“Pasti akan kita periksa atau ambil sampel jajanan takjil yang ada,” ungkapnya.

Tujuannya kata Redwan, guna memastikan bahwa apa yang dijajakan aman untuk konsumen, karena semua itu tentu dalam rangka untuk melindungi konsumen. Sejumlah lokasi tempat penjualan takjil disasar sebagai tempat pengecekan takjil nanti.

Disinggung mengenai apa saja yang diperiksa nantinya, ia menyebutkan seperti halnya pengambilan sampel untuk memeriksa kadar bakteri, pewarna serta bahan pengawetnya.

“Kita takutkan ada zat-zat yang berbahaya yang dilarang, kemudian dipakai oleh pedagang, ini biasanya pada jajanan yang warnanya mencolok,” sebutnya.

Ia menyebutkan, untuk kadar bakteri, itu berkaitan dengan hal penyediaan jajanan yang dijual oleh pedagang. Dilakukan pemeriksaan kadar bakteri agar jangan sampai dalam penyediaan atau pengolahannya tidak higenis. Sehingga menyebabkan diare dan lainnya.

“ini semua kembali lagi dalam rangka melindungi masyarakat kita,” ujarnya.

Selain itu kata dia bahan-bahan mentah juga akan turut di periksa, seperti, ikan, daging, tahu, ayam dan lainnya.

“Semua yang diperiksa akan berhubungan dengan bahan pengawet,” tuturnya.

Untuk itu dia meminta agar masyarakat bisa teliti dalam membeli takjil, demikian juga pedagang diharapkan berhati-hati dalam menyediakan jajanan, demi kepentingan bersama.

“Pedagang harus hati-hati, mulai dari pengolahan, gunakanlah air bersih, cuci tangan, alat-alat yang digunakan bersih, tidak menggunakan zat pewarna yang dilarang serta bahan pengawet,” kata Redwan.

Disinggung tips memilih takjil yang sehat, Redwan mengatakan, jika takjil dalam kemasan, usahakan untuk bisa melakukan pengecekan tanggal kedaluwarsanya. Secara fisik juga bisa dilihat.

“Yang siap saji perhatikan baunya, masyarakat  diharapkan lebih pintar memilih,” tutup Redwan.

 

Pewarta : Aslan Hasibuan

About adminSNN

Check Also

Pasangan Mesum Terjaring Razia Pekat

  BENGKULU SELATAN,SNN – Satu pasangan bukan suami istri terjaring razia pekat yang digelar petugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *