Jumat , 24 September 2021
Breaking News
Slider

Home / Breaking News / Antisipasi Terjadinya Banjir, Dinas PUPR Kota Bengkulu Tinjau Drainase di Wilayah Rawan Banjir

Antisipasi Terjadinya Banjir, Dinas PUPR Kota Bengkulu Tinjau Drainase di Wilayah Rawan Banjir

Kota Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Demi mengantisipasi terjadinya banjir di wilayahnya Kota Bengkulu, Dinas PUPR Kota Bengkulu melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Kembali meninjauan Drainase/Siring di wilayah-wilayah rawan banjir kota Bengkulu, Selasa (10/08).

Beberapa langkah pun diambil Dinas PUPR Kota Bengkulu mulai dari survei awal untuk mencari penyebab dan solusi serta meningkatan kesadaran masyarakat untuk bersama mengurangi risiko bencana banjir.

Hari ini Selasa pagi tim URC kembali turun kelapangan untuk melakukan monitoring dan peninjauan lapangan ke lokasi rawan banjir seperti Drainase belakang hotel mercure, serta Drainase di RT 1, 3, 25, 26, 23 dan RT 28 kelurahan Sawah Lebar.

Titik pertama yang ditinjau adalah aliran drainase di belakang hotel Mercure kelurahan Padang jati, lokasi yang disurvei berdasarkan laporan warga via media sosial yang melaporkan di FB wakil Walikota Bengkulu Dedi Wahyudi.

Kadis PUPR Kota Bengkulu Noprisman ST, MSi melalui Ketua URC Supriyadi mengatakan untuk hasil tinjauan sementara Drainase dibelakang hotel Mercure kelurahan Padang jadi banyak sedimentasi yang mengakibatkan penyempitan dan pendangkalan drainase dan berpotensi banjir ketika hujan lebat turun.

Hasil survei awal untuk drainase dibelakang hotel Mercure Padang jati, terjadinya luapan air karena tumpukan sedimentasi tanah yang mengakibatkan penyempitan dan pendangkalan drainase, ketika hujan lebat turun karena drainase dangkal dan sempit menyebabkan air tidak lancar maka potensi banjir sangat tinggi,” ucap Supriyadi.

Lebih lanjut Adapun faktor utama penyebab terjadinya banjir di beberapa wilayah kota Bengkulu selain merupakan dataran rendah adalah, pendangkalan sungai Bengkulu yang mengakibatkan drainase tidak mampu menampung air ketika hujan deras, dan juga adanya sedimentasi tanah dan sampah yang menghambat aliran drainase. (ADV)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Penandatanganan MoU di Kecamatan Saling Terlaksana dengan Baik

Empat Lawang, sinarnusantaranews.com – Setelah mengunjungi tiga Kecamatan,  Pendopo Barat, kecamatan Sikap Dalam dan Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *