Jumat , 23 Oktober 2020
Breaking News

Home / Bengkulu / Kepahiang / Bentuk Tanggung Jawab Kades Tebat Monok, Bagikan Sembako Kepada Korban Covid-19

Bentuk Tanggung Jawab Kades Tebat Monok, Bagikan Sembako Kepada Korban Covid-19


KEPAHIANG, SNN – Dengan rasa tanggung jawab yang besar sebagai Kepala Desa, walaupun berbagai dampak yang terjadi di desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang. Dimana beberapa minggu kemarin salah satu warga Tebat Monok terindikasi (Reatif) Covid-19 sehingga berbagai cara dilakukan Kepala Desa Tebat Monok, agar warga desanya tidak panik dan tidak gampang menelan mentah-mentah berita yang berkembang. Kades menyakinkan warganya agar tetap tenang dan waspada, Senin (20/04).

Bentuk dari tanggung jawab Kepala Desa terhadap masyarakatnya yang diindikasi Reatif Covid-19, Kades membagikan sembako dan keperluan lain kepada keluarga, sambil menunggu hasil SWAB dari propinsi. Ini merupakan bentuk support dan dana kemanusian yang bersumber dari Dana Desa, besar harapan serta doa agar warga desa Tebat Monok tidak positif terdampak virus Covid-19.

Disaat awak media SNN meminta tanggapan Kepala Desa menjelaskan, “ini kita lakukan terhadap warga kami yang terindikasi Reatif Covid-19, jadi sebuah tanggung jawab kami selaku pemerintahan desa menjamin kebutuhan keluarga yang terindikasi Reatif Covid-19 mulai dari sembako dan keperluan lainnya kita berikan menjelang hasil SWAB dari Dinkes Propinsi keluar, dan rasa peduli ini kita tunjukkan terhadap keluarganya, dari anggaran dana Covid-19 ini kita penuhi kebutuhannya namun ada juga toleransi sebentuk sumbangsi lainnya, serta untuk dana Covid-19 yang sudah kita angarkan sebesar Rp 18.300.000, namun kita masih menunggu paratuan maka akan kita realisasikan sesuai diperuntukkan namun mengenai  untuk penanganan Covid-19 sudah akan kita anggarkan 10% dari anggaran yang sudah kita siapkan,” ucap Padilah Sandi.

Lanjutnya, “namun saya berharap kepada masyarakat jangan terlalu gampang dengan desas-desus yang tersebar di medsos, asal muasal beritanya yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, saya juga berharap kepada lapisan pemeritahan tanpa menuding pihak manapun, janganlah hanya pencitraan saja, saat ini masyarakat butuhkan adalah Aksi nyata bukan sekedar pencitraan karena meminta simpatisan masyarakat, jadi tunjukkan dengan sebenar -benarnya, jika kita berbicara tentang dampak, sudah jelas masyarakat kami merasa dampak sangat drastis yang diakibatkan statement Kepala Dinas Keseahatan Kepahiang kemarin, sehingga ada warga kami diberhentikan dari sebuah PT ,Trisula bahkan penjual makanan online juga ikut terkena imbasnya dan banyak dampak-dampak lainnya.  Saat ini desa kami sangat merasakan dampak dari semua ini, baik dari ekonomi, mata pencarian, pekerjaan, pedapatan lain, semuanya pupus, jadi yang kami harapkan dengan sangat tolong jika memberitakan sesuatu  tolong sesuaikan dengan realita yang nyata dan kami juga mohon saat ini warga kami sangat membutuhkan bantuan  secara nyata,” ucapnya dengan tegas.

“Saya himbaukan kepada masyarakat Tebat Monok, mari kita sama-sama  bangkit dan kita putuskan tali rantai Covid-19 (virus Corona)  yang saat ini betul-betul mengkhwatirkan, dengan metode yang sudah dianjurkan oleh  pemerintah  mencuci tangan dengan benar, menjaga hidup bersih, lingkungan bersih, berolaraga, minum vitamin, serta gunakan masker, dan jangan lupa kita sama-sama berdoa serta bermunajad agar virus Corona ini segera sirna dari desa kita ini dan umumnya se-Indonesia serta dunia, amin,” tutupnya. (FB)

About adminSNN

Check Also

Opname, TMMD Over Target

LEBONG, SNN – Penyerahan hasil TMMD ke 109 TA 2020, sukses dilaksanakan pada Rabu (21/10) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *