Kamis , 15 April 2021
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Berduaan di Tempat Sepi, Dua Oknum Kepsek di Bengkulu Selatan, di Gelandang Ke Kantor Satpol PP

Berduaan di Tempat Sepi, Dua Oknum Kepsek di Bengkulu Selatan, di Gelandang Ke Kantor Satpol PP

BENGKULU SELATAN, sinarnusantaranews.com – Dunia Pendidikan Bengkulu Selatan kembali tercoreng dengan perilaku dua oknum Kepsek bernisial KR dan HR, yang berstatus tenaga pendidik yang seharusnya jadi panutan dewan guru dan murid di tempat mereka pimpin.

Sekretaris Satpol PP Bengkulu Selatan Asih Kadarina, ditemui oleh awak media SNN di ruang kerjanya, Kamis (26/11). Membenarkan adanya penangkapan dua oknum ASN pada Rabu (11/11) lalu.

Beliau menjelaskan pengamanan oknum Kepsek dilakukan di lapangan sirkuit sekira pukul 13.00, “saat terjadi penangkapan anggota kami mencurigai ada mobil sedang parkir di tempat sepi , setelah dilakukan penangkapan teryata di dalam mobil ada dua orang yaitu laki laki dan perempuan yang bukan muhrimnya. Setelah dilakukan penggeledahan ada hal yang mencurigakan karna kursi depan sudah miring ke belakang, akhirnya anggota kami meminta Identitas keduanya ternyata keduanya adalah ASN,” jelas Asih Kadarina.

Lanjut Asih,”anggota kami mengambil tindakan mengamankan keduanya ke kantor untuk dibina dan dimintai keterangan , dan sudah di BAP dan ditandatangani di atas materai tidak akan mengulangi lagi, artinya semua berkas dinyatakan lengkap keduanya terancam PP 53 tahun 2010,” ujarnya.

Terpisah Kabid Pembinaan Ketenagaan Dikbud Bengkulu Selatan Zero, menegaskan akan memanggil kedua oknum Kepsek yang diduga mencoreng dunia pendidikan di Bengkulu Selatan, “kita akan lakukan klarifikasi dengan yang bersangkutan dan minta inspektorat Bengkulu Selatan menindak lanjutinya,” tegasnya.

Selain itu awak media SNN juga menyambangi oknum KR di ruang kerjanya, “ya,memang benar kejadian itu ada dan itu sudah selesai di Kantor Satpol.PP BS, pada waktu itu kami mencari motor karena motor ibu HR di bawa keponakannya siapa tahu ada di sirkuit,” jelas KR berdalih.

Dewan guru di tempat KR pimpin sangat menyanyangkan atas kejadian ini seperti yang ungkapkan salah seorang guru yang tak mau disebutkan identitasnya, “kalau memang terbukti kami minta sekolah ini dibersihkan dulu atau cuci kampung,” tuturnya.

Setelah kejadian tersebut, sudah beberapa hari ini kedua oknum Kepsek jarang masuk kantor dan sulit dihubung wartawan. (A.H)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Demi Hasilkan Data Akurat, Tim Pokja Tanjung Bungai 1 Sambangi Rumah Warga

  Lebong| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Untuk menindaklanjuti instruksi dari Menteri Desa, melalui dirjen tanggal 1 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *