Sabtu , 8 Mei 2021
Breaking News
Slider

Home / Breaking News / BLT DD TA 2020, Sebanyak 17 KPM Diduga Ditilap Kades Talang Pito

BLT DD TA 2020, Sebanyak 17 KPM Diduga Ditilap Kades Talang Pito

Kepahiang| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Berdasarkan  surat edaran Kementrian Desa (Kemendes) pembangunan desa tertinggal dan transmigrasi (Kemendes PDTT ) telah melakukan perubahan peraturan Mentri Desa PDTT no 1 1 tanun 2019 tentang prioritas Dana Desa tahun 2020 menjadi peraturan Mentri Desa  PDTT no 6 tanun 2020 tentang perubahan atasa peraturan Mentri Desa PDTT no 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020 sebagaimana  yang dimaksud oleh pemerintah  agar pemerintah desa melalui program dana desa dapat menyalurkan BLT DD sebagai pembantu pemulihan perekonomi yang terdampak pandemi Covid 19 maka dari itu pemerintah pusat mewajibkan  pemerintah desa merealisasi BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) namun beda halnya yang terjadi di desa Talang Pito Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu diduga kuat telah melakukan penilapan BLT DD periode ke 2 sebesar  Rp 300.000 per bulan yang terhitung bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2020 tidak dibagikan kepada 17 KPM yang berhak menerima Bantuan Langsung Tunai tersebut.

Disaat Tim Investigasi SNN menelusuri data-data di lapangan tim menemui salah satu penerima BLT DD 2020 inisial BM (43) menjelaskan bahwa “ saya tidak menerima BLT DD tahun 2020 priode ke III sebesar 300.000/bulan yang terhitung  dari bulan Oktober sampai dengan  Desember 2020 dan saya sudah menanyakan kepada bendahara (Kaur  Keuangan) Desa Talang Pito betapa terkejutnya saya ketika penjelasan Kaur  Keuangan menyampaikan bahwa uang BLT DD periode Oktober sampai dengan Desember sudah diambil/diserahkan kepada  kepala Desa Talang Pito,” ungkap Bambang.

“Saya juga menanyakan kepada ketua BPD bahwa kami sebanyak 17 KPM (Keluara Penerima Manfaat) namun kami diminta oleh ketua BPD untuk membuat surat kepada BPD agar ketua BPD dapat mempertanyakan, menjelaskan bahwa masyarakat sebanyak 17 KPM belum menerima BLT DD tahun 2020. Dan di saat pertemuan yang dilakukan oleh ketua  BPD di Desa Talang Pito dan BPD mempertanyakan kepada kepala desa bahwa 17 KPM belum menerima BLT tersebut namun jawaban kepala desa sangat tidak logis,” terang Bambang.

Hari ini perwakilan masyarakat Desa Talang Pito sebagai penerima BLT Dd atas nama Bambang Irawan (43) pekerjaan tani melaporkan hal ini kepada pihak yang  berwajib (APH).

Tak sampai disitu Tim Investigasi SNN juga mengkonfirmasi Kaur Keuangan desa Talang Pito terkait uang BLT DD tahun 2020 yang sudah diserahkan kepada Kepala Desa Talang Pito, melalui via telpon bapak Okta menjelaskan, “ benar uang BLT DD untuk bulan Oktober sampai dengan Desember sudah saya serahkan Kepada Kepala Desa yang disaksikan oleh Sekdes Talang Pito berbarengan pencairan dana desa untuk Fisik dan sudah beulang kali saya memperingati Kepala Desa mempertanyakan kenapa belum diberikan kepada masyarakat terkait BLTDD periode akhir namun tidak diindahkan oleh Kepala Desa,” terang Kaur Keuangan

Ketika dikonfimasi  melalui via telpon, Kades Idrus mengungkapkan, “uang tersebut belum dicairkan oleh pihak Bank BRI,” ungkapnya. FB/TMZ (TIM)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

H-5 Menjelang Idul Fitri Desa Temdak Bagikan BLTDD dengan Baik

Kepahiang| Bengkulu, sinarnusantaranews.com –  Di penghujung akhir pekan yang penuh makna dan baik, dengan selalu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *