Kamis , 22 April 2021
Breaking News
Slider

Home / Breaking News / BLTDD Tahap III, Desa Tunggang Diduga Disunat Oknum Perangkat Desa

BLTDD Tahap III, Desa Tunggang Diduga Disunat Oknum Perangkat Desa

Lebong| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Dugaan Penyunatan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) mencuat di Desa Tunggang Kecamatan Lebong Utara. Dimana Penyunatan ini dilakukan pada saat pembagian BLT penambahan akhir tahun yang dirapel 3 bulan, dengan total penerima 900 ribu rupiah per penerima.

Pada pembagian tersebutlah terjadi dugaan penyunatan bantuan ini dimana beberapa penerima bantuan di potong dengan total nominal 100 ribu rupiah, oleh salah satu oknum perangkat desa, yang dimana dengan Alasan uang bensin atau uang rokok.

Namun Pada saat itu warga belum berani untuk mengeluarkan suara atau mengadukan hal tersebut kepada pihak berwajib atau pihak terkait, mengingat bila ada pemotongan atau penyunatan seperti ini, merupakan suatu pelanggaran, bahkan Presiden Jokowi dengan keras menetang hal tersebut apabila terjadi segera di usut sampai tuntas.

Karena adanya keganjalan, masyarakat desa pun mulai angkat bicara

Mirisnya ibu salah satu pekerja media di salah satu media di Lebong, Hadiyono menceritakan kepada Tim Investigasi SNN dan membenarkan hal tersebut, “memang benar bahwa pada saat itu, ibu saya yang bernama nok di potong bantuan BLTnya dengan nominal 100 ribu dengan alasan buat beli es” imbuh Yono pada saat diwawancara oleh Tim SNN.

Tak hanya itu, Nuria salah satu warga yang menerima bantuan BLT DD juga sempat mengaku kalau bantuan mereka sudah di potong oleh oknum perangkat desa, dengan alasan dipotong bahwa untuk dikasih kepada warga yang memanggil para penerima bantuan.

Salah satu warga juga merasa keberatan kalau BLT DD nya dipotong 100 ribu dengan alasan untuk membeli rokok.

Hal ini sangat disayangkan mengingat presiden jokowi saja sudah dengan jelas dan terang menetang hal tersebut.

Untuk mengetahui kebenaran akan isu tersebut Tim juga langsung mengkonfirmasi ke Kepala Desa Tunggang ibu Lot Kuyatri, beliau mengatakan tidak mengetahui hal ini.

Sebenarnya pembagian BLT DD langsung dengan nominal 900 itu tidak ada. Yang kita bagikan itu per 300 ribu sebanyak 3 kali. Itu juga kami tidak ada potongan sedikit pun, meskipun ada masyarakat yang memberikan kepada pihak-pihak terkait itu diluar pengetahuan saya, saya tidak mengetahuinya, dari kami utuh per bulan Rp 300. Tanpa ada potongan apapun,” terangnya.

Lanjutnya, “agar isu ini tidak hanya menjadi salah paham di dan menimbulkan isu yang belum tau kebenarannya, saya akan panggil pihak terkait seperti masyarakat yang bantuannya di potong agar lebih jelas dengan tujuan siapa oknum yang telah melakukan hal tersebut, untuk meluruskan kebenaran yang ada,” tegas Kades. (YNS)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Terus Membangun, Pemdes Ketenong Jaya Terus Tingkatkan Pelayanan Prima

 Hendri Kades Ketenong Jaya   Lebong| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Patut diapresiasi hasil kinerja dan pencapaian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *