Minggu , 26 Mei 2019
Breaking News
banner
previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider
Home / Bengkulu / Bengkulu Selatan / Budidaya Ikan Patin Terus Berjalan Di Kabupaten Bengkulu Selatan, Ini Buktinya…

Budidaya Ikan Patin Terus Berjalan Di Kabupaten Bengkulu Selatan, Ini Buktinya…

BENGKULU SELATAN, SNN – Tidak ingin program peningkatan kesejahteraan petani ikan melalui kegiatan budidaya ikan Patin yang digagas Plt Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi  gagal, Kepala Dinas Kelautan mengunjungi kelompok Tani  Ikan Patin.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bengkulu Selatan Novianto M.Si, memonitoring progres pembesaran ikan Patin yang dikelola secara mandiri oleh para petani ikan Patin di Desa Pasar Baru, Kecamatan Seginim.

Dalam keterangannya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan Novianto M.Si, mengatakan 40 ribu lebih bibit ikan dibeli bersama secara mandiri oleh beberapa kelompok tani.

“Ada 40 ribu bibit ikan Patin yang yang dibeli bersama – sama secara mandiri oleh 8 petani ikan Patin Desa Pasar Baru, dan hari ini kami ingin memantau bagaimana pertumbuhan ikan tersebut,” terang Novianto.

Kolam yang dikunjungi adalah milik Ahmad Amin dan M Zuraimi di Desa Pasar Baru, Kecamatan Seginim. Hasilnya pertumbuhan ikan Patin sangat baik. Saat ini rerata satu ekor ikan beratnya 200 gram dengan ukuran sekitar 15 sentimeter.

“Kami sangat apresiasi upaya para petani yang tetap gigih mau membudidayakan ikan Patin. Walaupun belum mendapatkan dukungan dari pemerintah sepenuhnya,” ujar Novianto.

Diakui  Novianto  pihaknya telah menjalin kerjasama dengan pihak BNI 46 untuk pengadaan bibit ikan senilai Rp. 25 juta, dan pengadaan pakan yang bekerjasama dengan PT CPP senilai 15 juta. Modal usah dan bantuan pakan akan diberikan kepada 22 petani ikan Patin di Kecamatan Seginim dan Air Nipis.

Mengenai target yang diharapkan oleh pihak Dinas Kelautan dan Perikanan,terhadapa pembesaran ikan Patin ini setelah mencapai berat minimum 800 gram hingga mencapai 1,2 kilogram.

“Target pembesarannya itu berukuran paling rendah 800 gram dan paling berat itu 1,2 kilogram. Itu standar yang diminta PT CPP,kami yakin bisa tercapai.  Dan saya harap program ini terus berjalan walau apapun yang terjadi,” pungkas Novianto.

Pewarta : Aslan Hasibuan

Editor    : Asri

About adminSNN

Check Also

Bupati Bengkulu Selatan : ASN Mudik Boleh Pakai Kendaraan Dinas.

    BENGKULU SELATAN,SNN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan mengizinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *