Kamis , 13 Agustus 2020
Breaking News
Slider

Home / Daerah / BUMDes Tik Tebing “Amburadur” Tak Tepat Sasaran, Panggil Dan Proses..!! 

BUMDes Tik Tebing “Amburadur” Tak Tepat Sasaran, Panggil Dan Proses..!! 

LEBONG, SNN – Banyak masyarakat selalu dibodoh-bodohi oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab dan dimanfaatkan oleh oknum demi mengsukseskan niat busuknya, dan kali ini team investigasi media online SNN dan Ormas Famal Kabupaten Lebong menelusuri informasi dari masyarakat yang berkembang terkait BUMDes desa Tik Tebing Kecamatan Lebong Atas Kabupaten Lebong yang diduga banyak dimonopoli dan amburadur baik dari administrasi maupun penyaluran terhadap nasabah yang mengajukan permohonan pinjaman, dengan hal demikian team bergerak cepat dan teliti memantau dengan kebenaran yang sesungguhnya, didalam penyelusuran terdapat dugaan ada permainan Ketua BUMDes yang sabotase dan besar dugaan lagi terdapat kwitansi yang tak bertanda tangan peminjam, sedangkan nominal tersebut terbilang besar yang berjumlah Rp. 17.525.000 tidak hanya itu kejanggalan yang ditemukan didalam pencairan nomilan tersebut terdapat ketua BUMDes tidak menandatangani dan stempel sedangkan uang tersebut telah direalisasikan seutuhnya.

Yang lebih parah lagi dokumen administrasi BUMDes terdapat kejanggalan yang signifikan, baik dari buku Bank BPD terdapat print koran rekening terdapat tulisan tangan, bahkan dokumen peminjam yang lunas dan belum tidak tersimpan oleh pengurus BUMDes, tidak hanya itu, pertanggungjawaban dana yang direalisasikan pada tahun 2019 ini belum cukup namun dana tahun 2020 sudah dicairkan lagi oleh Pemdes Tik Tebing, sedangkan biasanya setiap tahun ada pemeriksaan dari Dinas terkait tentang pertanggungjawaban dana tersebut, namun kok bisa terjadi ada apa sebenarnya,,,?

Disaat team investigasi mengkonfirmasi dengan ketua BUMDes Tik Tebing menjelaskan, “kami sadari pak kelalaian dan kesalahan kami ini sebab kami tidak pernah diarahkan dari pihak pendamping desa jadi kita tidak tahu akan seperti ini dan juga kami sudah berupaya menagih terhadap nasabah kami namun masih banyak yang mangkir dari perjanjian, terkait yang belum kami tada tangani ini kami akui sebab ada kesalahan kami maka bendahara saya tidak menganjurkan mentanda tangani berkas ini, kami sadari itu pak, dan kami siap memperbaikinya,” ucap Susanto Sinaga dengan waja seolah-olah tak bersalah.

Ada dokumen pencairan dari ketua BUMDes terhadap nasabah tanpa ada tanda tangan nasabah dan ketua BUMDes namun Kepala desa sudah mentandatangani berkas tersebut, dan ini menunjukan kejanggalan jelas, ada apa dibalik ini…??

Dengan hal ini dapatlah pihak penegak hukum yang berada di Kabupaten Lebong memanggil dan memproses Pemdes Dan Ketua BUMDes sesuai dengan ketentuan UUD yang berlaku.

By : Team

About adminSNN

Check Also

Polsek Lebong Selatan Kembali Bagikan Sembako Polri Kepada Warga Di 2 Lokasi

LEBONG, SNN – Dengan penuh semangat Polsek Lebong Selatan bagikan bantuan sembako Polri kepada masyarakat yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *