Sabtu , 30 Mei 2020
Breaking News
Slider

Home / Bengkulu / Rejang Lebong / Bupati : Dikbud “Tindak Tegas” Pungutan dan Potongan Di Tingkat SD, SMP,,!! 

Bupati : Dikbud “Tindak Tegas” Pungutan dan Potongan Di Tingkat SD, SMP,,!! 

REJANG LEBONG, SNN – Dengan program-program tentang dunia Pendidikan yang selalu dikucurkan oleh bapak Dr. H. Ahmad Hijazi SH, M. Si  selaku Bupati Rejang Lebong Propinsi Bengkulu, mengecam keras ketika terjadi pemotongan ataupun pungutan ditingakat Sekolah Dasar (SD)  maupun ditingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan ditindak dengan semestinya baik di bidang kedisplinan maupun ditingkat UU Saber pungli, semuanya akan diberlakukan ketika terbukti, semua akan ditindak dengan propisonal, Selasa (17/03).

Menyikapi tentang pemberitaan yang diterbitkan oleh media online Sinar Nusantara News Bupati Rejang Lebong memaparkan, “akan segera mungkin akan saya panggil Kadis Dikbud untuk segera mengcrooscheck kebenarannya dan tindak lanjut apabila perlu kita beri sanksi tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku, ini tidak bisa dibiarkan dan itu harus kita panggil dan proses, sebab bantuan-bantuan itu mutlak hak para siswa dan wajib diberi pada mereka sesuai dengan hak mereka, jadi akan kita panggil baik dari Dikbud maupun inspektorat ataupun pihak penegak hukum lainnya,” ucap Ahmad Hijazi dengan tegas.

Disaat team awak media melihatkan video rekaman pengakuan wali-wali murid yang diduga di potong Bupati menggelengkan kepalanya serambi berkata, “astagfirullahhalaazim, sungguh tidak mempunyai hati nurani,”  dengan nada sedih dan mata berkaca-kaca, Bupati Rejang Lebong sangat marah nampaknya.

Di lain tempat dan waktu awak media mengkonfirmasi dengan Kadis Dikbud, “terkait dengan SD 13 Curup Utara sudah kita panggil namun tetap kita proses sesuai dengan ketentuan, dan saat ini pihak inspektorat sudah menanganinya, dan ini tetap kita tanggap dengan cepat, masalah dugaan uang sudah dikembalikan dengan wali-wali murid itu tetap kita proses dan kita punya ketentuan yang berlaku, kalau memang terbukti ada unsur-unsur diluar kewewenang Dikbud itu tidak bisa kita jelaskan nanti ada instansi yang menangai hal ini,” ucap Kirdes Lapendo Pasju.

Lanjutnya, ”terkait dugaan pemotongan kartu KIP dan KIS yang di duga di SD 81 Bermani Ulu kita belum tahu dan ini akan kami cek juga dan tindak dengan tegas, kami sangat menyayangi hal ini jika betu-betul terjadi,” ucap Kadis Dikbud dengan nada sedikit mengecam. (FB)

About adminSNN

Check Also

Rozi : LSM Kena OTT Tidak Terdaftar di Aliansi

BENGKULU UTARA, SNN – Ketua Aliansi LSM Bengkulu Utara, Rozi HR memastikan oknum anggota LSM …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *