Jumat , 6 Desember 2019
Breaking News
previous arrow
next arrow
Slider

Home / Bengkulu / Bengkulu Selatan / Bupati Kukuhkan 790 Kader Kesehatan Se-Bengkulu Selatan

Bupati Kukuhkan 790 Kader Kesehatan Se-Bengkulu Selatan

BENGKULU SELATAN, SNN – 790 Kader Publik Safety Center (PSC) atau yang sering disebut dengan nama Kader Kesehatan di Kabupaten Bengkulu Selatan resmi dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan oleh Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi di Lapangan Kantor Camat Pino Raya, Senin (25/11).

Dalam arahannya Bupati meminta kepada seluruh kader kesehatan agar menjadi kader yang ikhlas memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan.

Seorang kader, menurut Gusnan harus siap menjadi tempat masyarakat berkeluh kesah dan menjadi tempat masyarakat mengadu.

Agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal, Bupati berharap kepada seluruh kader agar selalu berusaha memperkuat kapasitas dan pengetahuan.

“Menjadi seorang kader adalah tugas yang mulia, perkuat kapasitas dan pengetahuan diri, berikan pelayanan yang baik pada masyarakat,” pesan Gusnan.

Meski telah dikukuhkan, namun Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader, karena belum bisa memberikan support anggaran untuk honor atau insentif kader PSC.

Tahun 2020 APBD kita tersedot cukup besar untuk biaya Pilkada, keinginan saya dari awal memang sangat menginginkan ada sejenis insentif atau honor untuk seluruh kader, saya minta ada honornya, namun untuk tahun 2020 belum bisa terealisasi. Mungkin kalau ada, dari kegiatan lainnya,” sampai Gusnan.

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan, Siswanto, Kader PSC ini tersebar di 142 desa dan 16 kelurahan di 11 Kecamatan se Kabupaten Bengkulu Selatan. Setiap desa/kelurahan terdri dari lima orang kader kesehatan (PSC).

“Tahun 2019 dan 2020 nanti belum bisa memberikan honor atau insentif, tapi kita berharap, di tahun 2021 semoga ada sejenis insentif atau honor. Untuk itu, mari sama-sama kita mendukung kegiatan ini dan menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk mendukung gerakan bersama turunkan stunting dan Public Safety Center atau PSC 119 ini,” sampai Siswanto.

Ke depannya, Siswanto berharap, Bengkulu Selatan akan membangun gedung untuk Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Bengkulu Selatan.

Program PSC 119 merupakan layanan cepat tanggap darurat kesehatan. Sedangkan kader PSC sendiri salah satu tugasnya adalah untuk menampung dan menerima pengaduan masyarakat terkait permasalahan kesehatan.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan, Juli Hartono, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran Kader Kesehatan dalam mencegah terjadinya stunting.

Yang mana, saat ini stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia.

“Atas nama lembaga, kami sangat mendukung kegiatan ini dan mengajak semua elemen masyarakat ikut bersama-sama dalam penanggulangan stunting di Bengkulu Selatan agar masyarakat Bengkulu Selatan sehat dan Indonesia Maju,” demikian Juli Hartono.

Selain pengukuhan kader Public Safety Center, kegiatan ini juga dirangkai dengan kegiatan lainnya. Yakni kegiatan bersama pencegahan stunting, senam gerakan masyarakat sehat serta pemeriksaan kesehatan.

 

Pewarta : Aslan Hasibuan

Editor Cyntia Pramesti S.A.P

About adminSNN

Check Also

Bengkulu Selatan Terima Tambahan 1 Bus Sekolah dari Kemenhub

BENGKULU SELATAN, SNN – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menerima bantuan 1 bus sekolah dari Kementerian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *