Minggu , 17 Oktober 2021
Breaking News
Slider

Home / Breaking News / Cagar Budaya Pemkab Lebong Memakan Korban, 1 Penambang Meninggal Dunia

Cagar Budaya Pemkab Lebong Memakan Korban, 1 Penambang Meninggal Dunia

Lebong| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Kabar duka terjadi di Kabupaten Lebong pasalnya salah seorang penambang emas tradisional meninggal dunia akibat tertimbun material ampas di Lokasi Cagar Budaya Pemkab Lebong, Kamis (23/09) sekira pukul 13.20 WIB.

Bertempat di lokasi Cagar Budaya Pemkab Lebong tepatnya di Dusun Kaler Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara telah terjadi penambang emas tradisional (PETI) yang tertimbun material ampas, sehingga mengakibatkan 1 (satu) orang penambang emas tradisional meninggal dunia.

Berikut identitas korban penambang emas tradisional yang tertimbun material ampas di lokasi cagar budaya sbb :

1. Nama         : ANTON JAYA *(MENINGGAL DUNIA)*
2.     Umur          : 40 tahun
3.     Pekerjaan  : Penambang Emas Tradisonal
4.     Alamat       :  Ds.Suka Marga Kec. Amen Kab. Lebong
*( Korban mengalami  Luka robek pada bagian dagu, luka lebam di bagian dada bagian kiri, luka lebam pada pinggang sebelah kiri, luka memar di paha sebelah kiri, luka2 lecet di kaki korban)*
2. Nama         : RIO
3.     Umur          : 39 tahun
4.     Pekerjaan  : Penambang Emas Tradisonal
5.     Alamat       :  Ds. Nangai Tayau Kec. Amen Kab. Lebong
6. *(Korban mengalami sesak nafas dan mengeluh sakit pada bagian dada dan di rujuk ke RSUD Lebong)*
3. Nama         : YAKUN
4.     Umur          : 45  tahun
5.     Pekerjaan  : Penambang Emas Tradisonal
6.     Alamat       :  Ds. Air Kopras  Kec. Pinang Belapis Kab. Lebong
*( Korban langsung kembali kerumah korban karna korban hanya mengalami luka lecet lecet)*
*Saksi Saksi :*
1. Nama        : Fredi afiko
2.     Umur         :  30  Tahun
3.     Pekerjaan : PETI
4.     Alamat      : Ds. Gunung Alam Kec. Pelabi
5.  2. Nama        : Sapero
6.     Umur         :  49  Tahun
7.     Pekerjaan : Personil Pengamanan  TNI AD
8.     Alamat      : Ds. Tik Kuto  Kec. Rimbo Penghadang
9. 3. Nama        : Juan Putrawan
10.     Umur         :  23 Tahun
11.     Pekerjaan : Personil Pengamanan POLRI
12.     Alamat      : Aspol Polsek Lebong Utara

Berdasarkan keterangan dari pihak Kepolisian setempat, kronologi kejadian tersebut yakni pada Kamis (23/09) pagi sekira pukul 08.30 wib korban bersama kedua rekanya dan 30 orang warga lainnya  mengambil material ampas yang mengandung emas di lokasi cagar budaya pemkab Lebong, untuk lokasi pengambilan ampas di lokasi cagar budaya berada di titik tong 5 tempat lokasi pengolahan emas peninggalan belanda.

Sekira pukul 13.20 WIB korban bersama kedua rekanya mengambil material ampas di pinggir tong 5 dengan cara menggali pondasi tong yg terbuat dari batu semen,sewaktu menggali tersebut, tanah samping dan atas korban, mengalami longsor yg mengakibatkan material ampas menimbun korban bersama kedua rekanya, kemudian sdr saksi Fredi Apiko berteriak meminta pertolongan untuk menyelematkan korban beserta 2 rekannya kemudian rekan-rekan penambang emas tradisional lainnya menyelamatkan korban beserta kedua rekannya.

Korban atas nama Anton dan Rio di bawa ke puskesmas Muara Aman, akibat kejadian tersebut 1 (satu) orang meninggal dunia akibat tertimbun material ampas di lokasi Cagar budaya Pemkab Lebong tsb.

*Catatan :*
*1.* Untuk korban setelah sampai di Puskesmas Muara Aman dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis dan selanjutnya korban di bawa kerumah keluarga di Desa Suka marga dan akan di kebumikan sore ini di TPU setempat
*2.* Tindakan yg diambil.:
– Mendatangi TKP olah TKP
– – Mengumpulkan bukti bukti dan mencari saksi saksi
– mempolice line tkp
– – Membuat laporan model.A
– memintakan VER
– – Melaporkan ke pimpinan

Karena tak ingin menimbulkan korban berikutnya, Pihak Kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar kegiatan pengambilan ampas oleh warga sudah sering di lakukan himbawan spy TDK mengambil ampas.

Sudah sering dari pihak Polsek Lebong Utara melakukan pembubaran terhadap para pengambil ampas di cagar budaya tersebut, Pak Kapolres Lebong beserta anggota sudah pernah mengamankan para pengambil ampas sebanyak 9 org dan org tersebut membuat pernyataan TDK akan. mengambil ampas di cagar budaya lagi

Pada hari Kamis (23/09) sekitar jam 11.00 WIB, anggota Polsek Lebong Utara mendatangi para penambang yang berjumlah sekitar 30 orang di lokasi cagar budaya bersama anggota Koramil dan memghimbau agar TDK memgambil ampas lagi di lokasi cagar budaya, namun oleh warga masih tetap melanjutkan kegiatan penambangan tersebut hingga menimbulkan korban. (YNS)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Pemdes Tik Teleu Laksanakan 3 Item Titik Nol Pembangunan Desa

Lebong| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Pemerintah Desa Tik Teleu Kecamatan Tubei Kabupaten Lebong melaksanakan Prapelaksanaan Kerja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *