Rabu , 12 Agustus 2020
Breaking News
Slider

Home / Bengkulu / Lebong / Diduga BAWASLU Kabupaten Lebong “KNUO’A”

Diduga BAWASLU Kabupaten Lebong “KNUO’A”


LEBONG, SNN – Dalam ketentuan aturan demi aturan yang sudah umum kita ketahui bahwasan sebelum verifikasi dan ketetapan calon baik Pilpres, Pilgub, Pilkada, maupun yang lain yang sifatnya politik harus berdasarkan intruksi dari KPU ataupun Bawaslu setempat.

Namun beda dengan yang terjadi di Kabupaten Lebong Propinsi Bengkulu yang mana awak media Sinar Nusantara News melihat Spanduk salah satu kandidat calon Bupati Kabupaten Lebong yang terpasang hampir seluru jalan poros Kabupaten Lebong.

Salah satunya di kawasan komplek perkantoran Kabupaten Lebong dan lebih tepatnya di bundaran komplek perkantoran. Sedangkan jelas jalan tersebut selalu di lewati oleh OPD dari seluru instansi pemerintahan namun sepanduk itu lebih kurang hampir 4 bulan sudah terpasang.

Namun tidak ada tindakan sama sekali dari pihak Bawaslu Kabupaten Lebong, sudah jelas masyarakat merasa resah dikarenakan belum selayaknya berkampanye melalui tulisan di spanduk itu, dan di dalam tulisan spanduk tersebut jelas-jelas mengajak masyarakat (MOHON DO’A dan DUKUNGANNYA) hal ini akan memicu keresahan masing-masing pendukung kandidat lainnya, sedangkan intruksi belum sama sekali dicanangkan, dari hal ini terkesan Bawaslu Kabupaten tidak bekerja sesui dengan tupoksi dan SOP yang berlaku.

Disaat awak media mengkonfirmasi dengan Sekretaris Bawaslu Kabupaten Lebong menjelaskan, “kami tidak bisa jawab masalah spanduk tersebut pak, dikarenakan ketua kami lagi posisi Dinas Luar,” ucap bapak M. Rafki.

Dengan posisi yang berbeda ketua organisasi FAMAL menjelaskan dengan pihak awak media SNN, “kan sudah jelas kita belum ada ketetapan calon, kenapa spanduk tersebut sudah terpasang itukan memicu keributan nanti, jangan kira dia aja yang punya uang ! orang banyak juga yang punya uang, dan pihak Bawaslu Kabupaten Lebong bisa tidak bekerja ?  Dan beri sanksilah kepada calon yang melanggar aturan yang sudah ditetapkan, supaya calon-calon kandidat tahu aturan yang sesungguhnya yang sudah ditetapkan undang-undang KPU, jangan terkesan bawaslu itu ‘Knuo’a !,” ucap bapak Bahtiar dengan nada tinggi. (FB)
 

 

About adminSNN

Check Also

Dorong Pemulihan Ekonomi, Gubernur Rohidin Tekankan Optimalisasi Pemanfaatan KUR

BENGKULU, SNN – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menekankan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terutama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *