Senin , 19 Oktober 2020
Breaking News

Home / Bengkulu / Kepahiang / Diduga Dari ‘Rumah Tak Layak, Hingga Rumah Bak Istana’ : Hasil Dana Desa (Dilahap)

Diduga Dari ‘Rumah Tak Layak, Hingga Rumah Bak Istana’ : Hasil Dana Desa (Dilahap)

*Perwakilan masyarakat Desa Cinto Mandi Baru saat diwawancarai, Supriadi Ketua BMA.
KEPAHIANG, SNN – Secara tak wajar dalam waktu singkat berubah secara drastis sehingga masyarakat merasa curiga dan berpandang  tak wajar hari demi hari hingga berganti minggu dan minggu pun berganti bulan bulan pun larut datanglah tahun, dan sudah hampir 4 tahun masyarakat Desa Cinto Mandi Baru Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu selalu menyelidik dan memperhatikan kemajuan Kepala Desa yang dianggap masarakta tidak wajar. Karena dilihat dari gaji Kepala Desa maupun hasil pertaniannya sangat tak wajar, dan besar dugaan masyarakat hal ini ada kaitannya dengan jabatan serta Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD dan ADD) yang dikelola oleh Kepala Desa.
*Kondisi rumah Kades yang lama

Dengan rasa percaya diri dan bukti fakta yang dimiliki masyarakat Desa Cinto Mandi Baru membuat laporan kepada pihak penegak hukum yang ada di Kabupaten Kepahiang (KEJARI)  yang mana laporan tersebut didampingi oleh sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pada minggu kemarin.

Saat diwawancarai oleh awak media melalui Perwakilan masyarakat Desa Cinto Mandi Supardi menjelaskan, “kami sangat merasa hal itu sangat tak wajar karena kami tahu persis keadaannya dulu, maaf dari rumah yang terbuat dari papan saat belum menjabat jadi Kepala Desa, dan sekarang rumahnya bak istana, dapat kita lihat bersama dan  lebih asiknya lagi motornya, wow banyak bahkan kendaraan yang dimilikinya hebat-hebat, ditambah lagi baru-baru ini beliau membeli mobil baru yang mereknya Xenia, semua itu besar dugaan kami dari hasil korupsinya dari tahun 2016 sampai deangan  2020 sebab ada beberapa kegiatan yang kami duga fiktif baik dari segi pemerdayaan maupun dari pengadaan dan fisik, karena kami dapat memiliki RABnya jadi sudah kuat dugaan kami hasil dari hartanya itu dari korupsi,” jelasnya.
*Rumah Baru Kades saat ini

Lanjut Supardi, “kami harap kepada pihak penegak hukum baik di Kabupaten Kepahiang maupun di Propinsi Bengkulu agar dapat memproses pengaduan kami tersebut secepat mungkin dan seadil-adilnya, dan mohon tolong tegakkan keadilan di NKRI ini dengan sebenar-benarnya sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku,” ucap Supardi dengan nada penuh semangat. (FB)

 

About adminSNN

Check Also

Impian Punya Akses Jalan Memadai Akan Segera Terwujud 

LEBONG, SNN – Impian masyarakat desa Sebelat Ulu-Sungai Lisai, untuk mendapati fasilitas akses jalan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *