Rabu , 14 November 2018
Breaking News
previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider
Home / Internasional / Diduga Karena Mabuk, Pemuda Delhi Memperkosa Nenek-Nenek Berusia 100 Tahun

Diduga Karena Mabuk, Pemuda Delhi Memperkosa Nenek-Nenek Berusia 100 Tahun

NEW DELHI, SNN – Seorang pemuda India berusia 20 tahun ditangkap warga karena telah memperkosa seorang nenek berusia 100 tahun. Serangan diduga terjadi pada hari Selasa, 23 Oktober ketika korban berada di rumah sendirian.

Yang mengetahui pertama kronologis kejadian adalah cucu korban. Saat itu cucu korban mendengar suara-suara aneh datang dari kamar sang nenek berinisial OAP, dia lantas bergegas untuk meminta pertolongan warga.

Tersangka yang bernama Argha Biswas ditemukan bersembunyi dibawah ranjang tempat tidur korban, langsung diseret oleh anggota keluarga kemudian diserahkan kepada polisi.

Tersangka dilaporkan mabuk ketika dia ditemukan di rumah wanita lanjut usia di desa Chakulia di Nadia, Bengal Barat.

“Saya mendengar beberapa suara aneh ketika saya melihat melalui jendela, saya segera memanggil orang lain untuk membantu ketika saya melihat nenek saya,” kata cucu perempuan korban yang tak disebutkan namanya.

Tersangka telah dihadirkan sidang pengadilan awal. Dia sekarang berada tahanan 14 hari sampai sidang berikutnya digelar.

Wanita berusia 100 tahun itu dibawa ke rumah sakit setelah insiden tersebut, namun dia sudah dibawa pulang pada hari Rabu lalu.

“Dia sedang tidur sendirian di rumahnya,” kata Rupesh Kumar, seorang perwira polisi senior setempat. “Rumah itu tidak dikunci karena budaya desa,” ujarnya, seperti dikutip Mirror, Kamis (26/10/2018) malam.

“Anggota keluarganya menemukan pria itu ketika dia (korban) menangis minta tolong. Ketika kami tiba, kami menemukan Argha Biswas di bawah tempat tidur, dia ditangkap oleh anggota keluarga wanita tua itu,” papar Kumar.

About adminSNN

Check Also

Tidak Terima PUK-SPAI-FSPMI Karyawan Perusahaan Ancam Mogok

BENGKULU UTARA, SNN – Perusahaan Terbatas (PT) Sawit Mulya Menolak Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *