Senin , 27 September 2021
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Diduga Salah Satu SMAN di Bengkulu Selatan Fiktifkan Data Dapodik

Diduga Salah Satu SMAN di Bengkulu Selatan Fiktifkan Data Dapodik

Bengkulu Selatan, sinarnusantaranews.com – Dugaan data fiktif di salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Bengkulu Selatan patut dipertanyakan, entah apa yang terjadi sehingga ada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang terdaftar di salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri di Bengkulu Selatan, namun siswa atau anak-anak yang terdaftar tidak pernah bersekolah di SMAN yang dimaksud.

Hal ini disampaikan oleh salah satu sumber dari pihak sekolah kepada awak media belum lama ini kalau ada data murid yang belajar di salah satu SMAN 6 Bengkulu Selatan sebanyak 8 murid, tapi datanya masih terdaftar di SMAN 10 Bengkulu Selatan.

Mendapati informasi itu awak media langsung mendatangi sekolah SMAN 10 guna mendapatkan hak jawab dari pihak sekolah, namun sayangnya Kepsek dan operator sekolah belum bisa ditemui karena dinas luar jelas salah satu guru yang mengajar di sekolah tersebut. Yang mana sebelum awak media sudah mendapat keterangan singkat dari Kepsek lewat telepon seluler.

Kami heran kenapa anak didik kami tidak keluar data Dapodiknya. Setelah kami melakukan croscek ternyata anak-anak didik kami ini data Dapodiknya sudah terdaftar di sekolah lain,” tutur salah satu dewan guru yang secara namanya tidak bersedia ditulis.

Kejadian ini dapat merugikan anak didik tersebut, karena sudah barang tentu kami pihak sekolah tidak bisa meng-upload selama data tersebut masih ada di sekolah lain,” jelasnya.

Lanjutnya, “harapan kami pihak sekolah yang dimaksud dapat segera menguluarkan dari daftar dapodik sekolahnya, sehingga pihak sekolah kami dapat segera memproses peng-uploadtan data siswa-siswa tersebut. Karena sudah jelas ke 8 orang siswa ini mulai dari pendaftar sampai belajar mereka (Siswa) sudah ada di sekolah kami ini,” terang guru tersebut.

Sementara itu pihak sekolah yang dimaksud saat dikonfimasi melalui telpon gengamnya Rabu (01/09) mengatakan, “hal itu tidaklah benar kami tidak pernah mendaftarkan siswa yang bukan anak didik kami namun saat ini saya belum bisa memberikan penjelasaan lebih lanjut karena saat ini saya akan BIMTEK ke Jakarta,” jelas Kepala sekolah.

Nanti saja tunggu jadwal Bimtek saya selesai kita lakukuan wawancara biar semuanya menjadi jelas,” ujar Kepala Sekolah sembari menutup telponnya.

Terkait permsalahaaan ini pihak media akan terus memantau, kebenaranya agar kejadian seperti tidak akan ada pihak-pihak yang dirugikan.

Terpisah salah satu pemerhati dunia pendidikan di Bengkulu Selatan Bambang Julianto segera mendesak pihak terkait khususnya Dikbud Propinsi dan Gubernur Bengkulu untuk segera melakukan evaluasi ke pihak sekolah, agar bisa sejalan dengan program pemerintah dan tidak terjadi korupsi. (A.H)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

DPRD Kota Bengkulu Siap Awasi Pendistribusian Beras PKHD

Kota Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu melalui Wakil Ketua Komisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *