Minggu , 17 Oktober 2021
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Bengkulu / Dinas Perpusda Provinsi Bengkulu Gelar Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan, Datangkan Ahli Utama Nasional RI

Dinas Perpusda Provinsi Bengkulu Gelar Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan, Datangkan Ahli Utama Nasional RI

Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Pada Rabu (13/10) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu menggelar sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan dengan mengusung tema “Melalui Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan Akan Meningkatkan Profesionalisme Pustakawan dan Literasi Untuk Kesejahteraan Masyarakat,” bertempat di Hotel Mercure Bengkulu.

Sosialisasi kali ini dihadiri langsung oleh narasumber Pustakawan Ahli Utama Nasional RI Drs. Dedi Junaedi, M. Si, Pustakawan Ahli Madya Sadarta, S. Sos dan Pustakawan Ahli Muda Anita, S. Pd. Dengan 50 orang peserta dari berbagai pustakawan, baik dari perpustakaan dan kearsipan, perguruan tinggi negeri/swasta serta peserta dari kabupaten Provinsi Bengkulu lainnya.

Diketahui, Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan Potensi pustakawan sebagai potensi salah satu penggerak kualitas layanan desa dan perpustakawan. Dengan meningkatkan para pustakawan sesuai dengan tingkatnya, jenisnya dalam rangka membantu pemerintah mengatasi berbagai permasalahan terutama masalah kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi menyampaikan, “hari ini kita mengadakan Sosialisasi Jabatan Fungsional di Provinsi Bengkulu tahun 2021, yang menghadirkan Drs. Dedi Junaidi M,Si yang merupakan Pustawakan Utama yang akan memberikan kita materi dan support kepada kita sehingga nanti pustakawan prov. Bengkulu akan baik dan meningkatkan para pustakawan,” ujarya.

”Harapan kita kedepannya, nanti seluruh desa di Provinsi Bengkulu akan memiliki perpustakaan yang berbasis inklusi sosial. Konsep inklusi sosial itu adalah pusat segala yang ada di kegiatan desa itu. Untuk kegiatan ekonomi, pemuda dan sebagainya. Jadi harapan kita nanti kita dukung, ini adalah bukti nyata untuk bangsa ini untuk mengatasi berbagai permasalahan,” terang Meri Sasdi.

Beliau juga mengatakan akan ada program perpustakaan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Sesuai dengan peraturan Gubernur Provinsi Bengkulu Nomor 30 Tahun 2019 yang mewajibkan 1 Desa memiliki 1 Perpustakaan.

Hal ini, melihat kondisi jumlah Pustakawan Provinsi Bengkulu yang hanya mencapai 70 pustakawan, sedangkan sesuai data terdapat lebih dari 2000 Pustakawan yang ada di Provinsi Bengkulu. Dengan adanya program Formasi Inklusi Sosial, Drs. Dedi Junaedi, M. Si menanggapi, bahwa secara nasional terdapat 34 Provinsi, 162 Kabupaten dan 450 Desa yang mendapatkan program salah satunya Provinsi Bengkulu.

Lanjut Dedi, “kesempatan kali ini di Bengkulu, Insyaallah akan membuka jumlah pustakawannya. tadi yang disampaikan Kadis Perpusda Prov itu ada sekitar 70 pustakwan. Kita akan membuka formasi, upaya bagaimana membuka formasi di Bengkulu atau kabupaten atau kotanya yang jumlahnya pustakawannya itu ada 70 lebih, padahal data yang saya lihat diatas itu sekitar 2 ribuan di bengkulu ini.

Beliau juga menambahkan bahwa peran media sangatlah dibutuhkan demi menarik minat dan mempublish setiap kegiatan Pustakawan termasuk kegiatan program yang akan dilaunching termasuk di Bengkulu. (Vlcy)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Diduga Perselingkuhan Oknum Kades dengan Wanita Bersuami di Kecamatan Pino Raya Mulai Terbongkar

Bengkulu Selatan, sinarnusantaranews.com – Hubungan asmara antara seorang oknum Kades berinisial T dengan wanita bersuami …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *