Jumat , 16 November 2018
Breaking News
previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider
Home / Bengkulu / Bengkulu Selatan / Dinkes BS, Kejar Target MR Dan PIS Selesai Di Akhir Tahun

Dinkes BS, Kejar Target MR Dan PIS Selesai Di Akhir Tahun

BENGKULU SELATAN, SNN – Kurang 5,4 Persen dari target Provinsi Bengkulu,Dinas Kesehatan (DinKes) Kabupaten Bengkulu Selatan Optimis tuntaskan dua program unggulan Pemerintah yaitu, Vaksinasi Rubella (MR) dan Program Indonesia Sehat (PIS) sampai akhir tahun 2018.

Dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan M. Redhwan Arief saat diwawancarai di ruangannya, menuturkan hal yang menjadi prioritas Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan pada akhir tahun yaitu. Vaksinasi Rubella dan Program Indonesia Sehat (PIS) disamping tugas tugas lain yang masih harus di tuntaskan pada akhir tahun ini.

“Untuk Dinas Kesehatan, masalah pertama kita fokus ke Vaksinasi Measles Rubella atau Campak Rubella. Kemudian yang kedua yaitu masalah Program Indonesia Sehat (PIS)” singkatnya.

Redhwan jugan menambahkan sampai saat ini capaian yang telah dilakukan Dinkes Bengkulu selatan untuk imunisasi MR sudah mencapai 89,6 %, dari target 95 % berkisar 40.500 anak yang akan di vaksin berdasarkan target yang diberikan Provinsi Bengkulu.

“Untuk Vaksinasi MR sasaran kita itu untuk anak umur 9 Bulan hingga 15 tahun dan capaian kita sudah 89,6% jadi kita ditargetkan dari Provinsi yaitu 95% dan sasaran anak yang divaksinasi sekitar 40.500-an dan jadi sudah sedikit lagi dari target” imbuhnya.

Redhwan juga menjelaskan, untuk program PIS tetap menargetkan di akhir tahun walapun pada dasarnya Dinkes Bengkulu selatan masih memiliki beberapa kendala seperti Lokasi yang Luas, Tenaga yang Masih Terbatas, Masyarakat yang tidak berada di rumah saat ingin didata oleh Petugas Kesehatan serta Waktu yang terasa sinkat, disamping pola pelayanan yang mengharuskan kita terjun langsung ke masyarakat.

“Untuk PIS kita melakukan pendekatan kekeluargaan di Puskemas-puskesmas, sekarang masih tahap sosialisasi dan pelaksanaannya diakhir tahun itu sudah harus tuntas. Program Indonesia Sehat ini dalam arti bukan seperti dulu dalam melayani pasien itu harus menunggu kalau sekarang itu kita yang datang ke keluarga, petugas kesehatan mendata supaya mengetahui penyakit yang diderita masyarakat dan potensi-potensi yang akan menyebabkan sakit. Dan petugasnya berasal dari Puskesmas itu sendiri yang telah dibagi” Tutupnya

About adminSNN

Check Also

Kepala Desa “AROGAN “Lapen Dan Drainase Asal Jadi

REJANG LEBONG, SNN – Pembangunan Lapen dan Drainase dinilai asal jadi, oknum Kepala Desa Air …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *