Minggu , 25 Oktober 2020
Breaking News

Home / Bengkulu / Kepahiang / DPRD Kepahiang Sidak “Rumah Sakit  Dua Jalur Di Merigi Diduga Ilegal”,,!!

DPRD Kepahiang Sidak “Rumah Sakit  Dua Jalur Di Merigi Diduga Ilegal”,,!!


KEPAHIANG, SNN – Hari ini pihak DPRD Kepahiang melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit Dua Jalur di Merigi, Senin (20/04/2020), pada sidak yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan, SP tersebut didapati operasional Rumah Sakit Umum Rejang Lebong telah berpindah sepenuhnya di Rumah Sakit Dua Jalur Kecamatan Merigi Kepahiang, sangat disayangkan sedangkan ketentuan sudah jelas bahwa Rumah Sakit Dua Jalur ini berada di wilayah Kabupaten Kepahiang.

Ketua DPRD Windra Purnawan, SP menyayangkan berpindahnya Rumah Sakit Rejang Lebong dari Dwi Tunggal Ke Rumah Sakit Dua Jalur di Merigi, dia meminta Pemkab Rejang Lebong Segera menghentikan operasionalnya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 30 tahun 2020 Pasal 27 ayat (1) Rumah Sakit Dua Jalur harus memiliki izin terlebih dahulu, baik itu ijin mendirikan bangunan (IMB) dan ijin operasional yang meliputi ijin praktek dokter, izin praktek Bidan dan ijin Perawat, Semua itu tidak dimiliki Pemkab Rejang Lebong, mereka harus minta dulu ke Kepahiang,” sampai Windra.

Windra juga menjelaskan sebelum melakukan sidak DPRD Kepahiang sudah menggelar rapat gabungan Komisi yang diikuti seluruh anggota membahas Operasional Rumah Sakit Dua Jalur tersebut. Menurutnya harus ada langkah tegas Pemkab Kepahiang terkait operasional Rumah Sakit Dua Jalur.

Pemkab Rejang Lebong juga harus mematuhi Undang undang 39 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Kepahiang dan lebong bahwa bangunan Rumah Sakit Tersebut berada dalam wilayah Kabupaten Kepahiang, sehingga Pemkab Rejang Lebong Wajib menaati Undang Undang tersebut,” Tegas Windra.

Menindaklanjuti hasil Sidak hari ini, DPRD Kepahiang akan menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah terkait langkah langkah yang akan diambil selanjutnya,Sidak tersebut diikuti oleh pimpinan dan Anggota DPRD Kepahiang.

Bupati Kepahiang Dr.Ir. Hidayatullah Sjahid, MM, IPU saat dikonfirmasi mempertegaskan ”selaku Bupati Kepahiang telah mengirim surat tertanggal 18/4/2020 ditujukan kepada Bupati Rejang Lebong untuk menyikapi Relokasi RSUD Curup dari jalan Basuki Rahmat ke RSUD Jalur dua di Desa Batu Ampar Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang” ujarnya.

Beliau melanjutkan ”berdasarkan UU Nmr 39 tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Lebong dan Kabupaten Kepahiang di Provinsi Bengkulu pasal 15 ayat 2(dua) bahwa pelaksanaan penyerahan (P3D) difasilitasi Gubernur Bengkulu dan diselesaikan dalam waktu satu tahun terhitung sejak pelantikan Penjabat Bupati, UU Nmr 44 tahun 2009 tentang rumah sakit pasal 25 ayat 1 yang menyebutkan bahwa setiap penyelenggara rumah sakit wajib memiliki perizinan, selain itu Peraturan Menteri Kesehatan nmr 30 tahun 2020 tentang klasifikasi dan perizinan rumah sakit meliputi izin mendirikan dan izin Operasional” sampai Bupati.

Bupati Hidayatullah menambahkan ”Permendagri nmr 141 tahun 2017 tentang penegasan Batas Daerah, pasal 24 menyatakan bahwa apabila penyelesaian perselisihan penegasana batas daerah Kabupaten/ Kota tidak dapat terselesaikan, Gubernur menyerahkan proses selanjutnya kepada Menteri Dalam Negeri, Berita acara rapat nmr 03/B1/XII/2020 tanggal 18/12/2019 yang intinya Pemerintah Provinsi Bengkulu menyerahkan proses penyelesaian batas daerah antara Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang Kepada Menteri Dalam Negeri” jelas Hidayatullah Sjahid. (FB)

 

About adminSNN

Check Also

Kesamaan Visi Misi Sahril AB, Yakini Paslon No 1 Siap Menangkan Pilkada

MUKOMUKO – BENGKULU, sinarnusantaranews.com – Tokoh Mukomuko yang pernah mencalonkan diri sebagai calon wakil Gubernur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *