Selasa , 17 September 2019
Breaking News
previous arrow
next arrow
Slider

Home / Bengkulu / Gubernur Rohidin: Pelaku Riset Harus Lebih Bisa Mensinergikan Hasil Risetnya Terhadap Sosial Kemasyarakatan

Gubernur Rohidin: Pelaku Riset Harus Lebih Bisa Mensinergikan Hasil Risetnya Terhadap Sosial Kemasyarakatan

Bengkulu, SNN-Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan tidak dapat dipungkiri majunya sebuah negara atau daerah ditentukan dengan keberadaan lembaga riset yang ada. Terlebih di era saat ini, generasi muda dan pelaku riset harus lebih bisa mensinergikan hasil risetnya terhadap sosial kemasyarakatan.

Selain itu, Gubernur juga meminta kepada mahasiswa untuk tidak hanya berfikir riset itu jangan hanya terfokus pada hard saint atau ilmu-ilmu eksak tetapi juga pada soft saint atau ilmu-ilmu sosial, sehingga di era 4.0 revolusi industry yang dibutuhkan keterpaduan data sainties bisa dipenuhi.

“Keterpaduan antara ilmu matematika, statistika dan ilmu bahasa dibungkus dengan ilmu filasafat. Yang bisa menguasai sebuah komunitas dan bahkan bisa menguasai pasar adalah mereka yang bisa mempertemukan antara hard saint, soft saint, menguasai teknologi dan mengerti kebutuhan pasar,” terang Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat saat hadir dan resmikan National Ercom Competition (NEON) 2019 UKM Engineering Research Community FT KBM UNIB, di Ruang Rapat Utama Rektorat UNIB, Jum’at (13/09).

Dikatakan Rektor Uiversitas Bengkulu Ridwan Nurazi, terkait dilaksanakannya kompetisi ini diharapkan dapat menghasilkan hasil riset yang maksimal.

“Kami harapkan kompetisi ini bisa memberikan manfaat bagi perkembangan saint dan perkembangan ilmu terapan, khususnya bagi Provinsi Bengkulu,” ungkap Ridwan Nurazi.

Sementara itu disampaikan Presiden Direktur NEON Rezki Haredho, sebanyak 14 grand finalis dari 11 Universitas Se-Indonesia bertarung dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah.

11 Universitas yang mengikuti Kompetisi NEON ini diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Negeri Semarang, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Sebelas Maret, Universitas Tanjung Pura, Universitas Nahdatul Ulama, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Padang dan Univesitas Langlang Buana.

“36 orang finalis akan bertarung selama 3 hari serta mempresentasikan karya ilmiah mereka. Penilaian terbaik nantinya akan dilihat dari wallpaper, muatan karya tulis serta cara finalis melakukan presentasi yang mereka paparkan di depan dewan juri,” jelas Rezki.

Editor : Redaksi SNN

About adminSNN

Check Also

Gubernur Bengkulu Kukuhkan 32 Sahabat Tagana Sekolah Kabupaten Rejang Lebong

REJANG LEBONG, SNN – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah kukuhkan Sahabat Tagana sekolah di Kabupaten Rejang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *