Jumat , 10 Juli 2020
Breaking News
Slider

Home / Bengkulu / Kepahiang / Hasil Swab Palembang, Warga Tebat Monok Positif Covid-19 

Hasil Swab Palembang, Warga Tebat Monok Positif Covid-19 

KEPAHIANG, SNN – Setelah beberapa hari dikirim guna dilakukan uji di Laboratorium Palembang (Sumsel). Akhirnya, Swab jamaah tabligh asal Desa Tebat Monok Kacamatan Kabupaten Kepahiang keluar.

Hasilnya mengejutkan, sebab selain NE yang merupakan jamaah tabligh yang sebelumnya dinyatakan positif hasil rapid test dinyatakan positif berdasarkan hasil Swab. Diketahui juga jika hasil uji laboratorium sampel Swab Laboratorium Palembang terhadap anak dan istrinya pun ikut dinyatakan positif Covid-19.

Hal ini disampaikan Bupati Kabupaten Kepahiang, Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM, IPU dalam konfrensi pers, Selasa (21/04) sore ini. Dikatakannya, hasil uji laboratorium sampel Swab warga Desa Tebat Monok sudah diterima Pemkab Kepahiang.

Selain NE sebagai kepala keluarga dinyatakan positif Covid-19. Istri dan putranya yang masih berusia sekitar 7 tahun juga dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Iya benar satu keluarga, ayahnya anaknya dan istrinya dinyatakan terkonfirmasi atau positif Covid-19,” sampai Hidayatullah.

Sebelumnya pengambilan sampel Swab hanya direncanakan Dinkes Kabupaten Kepahiang dan Dinkes Provinsi Bengkulu terhadap NE yang dinyatakan hasi rapid test reaktif. Namun karena indikasinya sudah mengarah, Dinkes Provinsi Bengkulu dan Dinkes Kabupaten Kepahiang memutuskan untuk langsung mengambil sampel Swab anak dan Itrinya

Mengejutkan setelah hasil uji laboratoriumnya diperoleh, 1 keluarga ini resmi dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Semoga mereka bisa menjalani perawatan dan disembuhkan dari penyakit ini. Masyarakat pun diharapkan memberikan dukungan terhadap mereka. Sebab dukungan dari semua pihak sangat membantu pasien bisa pulih kembali.” (FB)

About adminSNN

Check Also

Pemdes Pal 100 Lakukan Gotong Royong, Bentuk Aksi Peduli Protokol Kesehatan

REJANG LEBONG, SNN – Aksi Pemdes Pal 100 Kecamatan Bermani Ulu Raya peduli protokol kesehatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *