Kamis , 22 April 2021
Breaking News
Slider

Home / Breaking News / Indikasi PDAM Langgar Permenkes, Bagaimana dengan Kota Bengkulu?

Indikasi PDAM Langgar Permenkes, Bagaimana dengan Kota Bengkulu?

Kota Bengkulu, sinarnusantaranews.com Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) merupakan salah satu unit usaha milik daerah, yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. PDAM terdapat di setiap provinsi, kabupaten, dan kotamadya di seluruh Indonesia. PDAM merupakan perusahaan daerah sebagai sarana penyedia air bersih yang diawasi dan dimonitor oleh aparat-aparat eksekutif maupun legislatif daerah.

Status dan Pengangkatan Pegawai PDAM

Pada prinsipnya, pengangkatan pegawai PDAM harus memenuhi persyaratan sesuai Pedoman Kepegawaian PDAM berdasarkan Kepmendagri Nomor 34 Tahun 2000 Pasal 3 yang berbunyi :
Warga Negara Republik Indonesia;
Berusia paling rendah 18 tahun untuk SLTP, SMU, maksimal 35 tahun untuk D3 dan 35 tahun untuk sarjana (S1);
Tidak pernah dihukum penjara berdasarkan Putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
Tidak pernah terlibat dalam gerakan menentang pancasila, UUD 1945, Negara dan Pemerintah;
Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai Instansi Pemerintah atau Swasta;
Mempunyai Ijasah SLTP, SMU/SMK atau sederajat, Diploma atau Sarjana;
Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Kepolisian setempat;
Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat Keterangan Dokter;
Tidak boleh merangkap menjadi Pegawai Negeri atau Perusahaan lain;
Syarat-syarat lain yang ditetapkan Direksi.

Dengan demikian, pegawai PDAM diangkat oleh direksi dengan memenuhi beberapa persyaratan. Berbeda dengan PNS yang diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa pegawai PDAM tidak berstatus PNS.

Namun penyusunan skala gaji pegawai PDAM dapat mengacu pada prinsip-prinsip skala gaji PNS yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan PDAM yang ditetapkan dengan Keputusan Direksi.

Hal itu mengacu pada :
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara;
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana yang telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum;
Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
Namun, pada kenyataanya, beberapa PDAM dinilai melanggar peraturan yang ada akibat mengangkat pegawai melebihi batas usia 35 tahun.

Sekiranya terjadi penyalahgunaan wewenang pengangkatan karyawan PDAM melebihi usia 35 tahun, perkara tersebut harus ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah setempat atau DPRD melalui komisi yang membidanginya.

Bagaimana dengan PDAM Kota Bengkulu?

Tidak menuntut kemungkinan di organ tubuh PDAM Kota Bengkulu terdapat indikasi penyalahgunaan wewenang terkait pengangkatan pegawai diatas 35 tahun.

Seperti diketahui PDAM Tirta Dharma Kota Bengkulu sering menjadi sorotan dewan. Salah satunya lantaran masyarakat mengeluhkan akibat air sangat keruh.

Teranyar, pada Senin (23/02) Unsur Pimpinan Dewan Kota Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Instalasi Pengelola Air (IPA) PDAM di kelurahan Surabaya, Kota Bengkulu. Pada kesempatan ini, Wakil Ketua (Waka) 1, Marliadi mengungkapkan jika kondisi sarana dan prasarana air milik PDAM sangat memprihatinkan.

Ket. Foto : Waka I DPRD Kota Bengkulu saat meninjau Instalasi Pengelola Air di Kelurahan Surabaya

Marliadi mengaku prihatin melihat kondisi peralatan pengolahan air di lokasi tersebut sangat tidak
layak digunakan. Merujuk pada temuan dewan akan kondisi sarana dan prasarana yang tidak layak dapat dipastikan kualitas air yang mengalir ke pemukiman masyarakat Kota Bengkulu tidak sehat. Seharusnya, kualitas baku mutu air wajib selalu dijaga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, perlu dilaksanankan pengawasan kualitasa air secara intensif secara terus menerus.

Selanjutnya, kualitas air yang digunakan masyarakat harus memenuhi syarat kesehatan agar terhindar dari gangguan kesehatan. syarat-syarat kualitas air yang berhubungan dengan kesehatan yang telah ada perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan upaya kesehatan serta kebutuhan masyarakat dewasa ini dan perlu ditetapkan kembali syarat-syarat dan pengawasan kualitas air.

Hal tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 416 Tahun 1990 Tentang Syarat-syarat Dan Pengawasan Kualitas Air.

Untuk menjaga kualitas air minum yang dikonsumsi masyarakat dilakukan pengawasan kualitas air minum secara eksternal dan secara internal. Pengawasannya melalui inspeksi sanitasi, pengambilan sampel air, pengujian kualitas air, analisis hasil pemeriksaan laboratorium rekomendasi dan tindak lanjut.

Sampel air layak konsumsi berdasar baku mutu air hasil uji lab, harus sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.492/MENKES/PER/IV/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum dengan standarisasi :

Pada dasarnya, air yang aman bagi kesehatan apabila memenuhi persyaratan fisika, mikrobiologis, kimiawi dan radioaktif yang dimuat dalam parameter wajib dan paramater tambahan seperti pada lampiran Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.492/MENKES/PER/IV/2010 diatas. Parameter wajib sebagaimana dimaksud merupakan persyaratan kualitas air minum yang wajib diikuti dan ditaati oleh seluruh penyelenggara air minum.
Menimbang pada peraturan yang ada, atas temuan dewan yang terjadi di PDAM Kota Bengkulu dan mengingat selama ini masyarakat mengeluhkan keruhnya air, sudah selayaknya baku mutu air kembali diuji laboratorium oleh lembaga yang berkompeten dan hasilnya dipublis. Hal ini untuk meredam kecemasan masyarakat akan air PDAM Thirta Dharma Kota Bengkulu yang dianggap tidak layak untuk dikonsumsi bahkan menimbulkan gangguan kesehatan. (Deka/berbagai sumber)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Terus Membangun, Pemdes Ketenong Jaya Terus Tingkatkan Pelayanan Prima

 Hendri Kades Ketenong Jaya   Lebong| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Patut diapresiasi hasil kinerja dan pencapaian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *