Minggu , 17 Oktober 2021
Breaking News
Slider

Home / Breaking News / Ingin Mengecoh Pihak Lesing Kedua Tersangka ini Diciduk Polisi

Ingin Mengecoh Pihak Lesing Kedua Tersangka ini Diciduk Polisi

Empat Lawang, sinarnusantaranews.com –Ingin terbebas dari Pembayaran kredit serta hendak mendapatkan ansuransi, kedua tersangka nekat membuat laporan palsu kehilangan di Polsek Tebing Tinggi, Selasa (28/09).

Kedua pelaku yakni Ekri Sucipto alias Boex Bin Sulaiman warga Desa Kota Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang bersama rekannya Johan warga Desa Tanjung Aur Kecamatan Kikim Tengah Kabupaten Lahat.

Kedua pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya lantaran memberikan laporan palsu yang menyatakan bahwa kehilangan satu unit mobil jenis pick up kepada Polsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang.

Agar terbebas dari kredit dan bisa mendapatkan ansuransi kehilangan dari lesing, namun usaha mereka itu gagal dilakukan dengan cekatan Polsek Tebing Tinggi berhasil mengungkap kebenarannya.

Kedua pelaku membuat laporan palsu ke polsek bahwa mereka kehilangan satu unit mobil pick up yabg terparkir di halaman depan kontrakannya di Desa Tanjung Aur,” Kata AKP M Aidil Kapolsek Tebing Tinggi.

Namun, saat ditanya lebih lanjut kedua tersangka berubah rubah memberikan keterangan sehingga tim penyidik merasa janggal atas laporan kedua tersangka.

Laporan pertama mengatakan kehilangan satu unit mobil pick up, dan dihari lainnya mengatakan mobil itu dijual dengan Hengki yang tidak tahu tempat tinggalnya dengan harga Rp 19 juta,” ungkapnya.

Dan lanjutnya, setelah diselidiki yang bersangkutan bernama Hengki itu adalah pelaku itu sendiri atas nama Johan dan terpaksa kedua pelaku diamankan di Polsek Tebing Tinggi.

Barang bukti berupa uang Rp 12 juta itu mereka bilang itu sisa uang dari total Rp 19 juta itu dan sisa dari Rp 19 itu mereka pakai untuk memperbaiki mesin orgen tunggal, dan ternyata uang Rp 12 juta itu memang uang pelaku untuk menipu pihak kepolisian,” ujarnya.

Atas perbuatannya kedua pelaku ini dikenakan pasal 242 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara Pungkasnya (TMZ)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Pemdes Tik Teleu Laksanakan 3 Item Titik Nol Pembangunan Desa

Lebong| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Pemerintah Desa Tik Teleu Kecamatan Tubei Kabupaten Lebong melaksanakan Prapelaksanaan Kerja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *