Jumat , 16 November 2018
Breaking News
previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider
Home / Daerah / Jebolnya Kolam Penampungan PT Socfondo Laebutar, Sungai Lae Cinendang Tercemar

Jebolnya Kolam Penampungan PT Socfondo Laebutar, Sungai Lae Cinendang Tercemar

MEULABOH, ACEH, SNN – Jebolnya dinding kolam penampungan limbah pabrik milik PT Socfondo Laebutar membuat sungai Lae Cinendang di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh menjadi tercemar oleh limbah hasil pengolahan minyak mentah.

Menurut Kepala Tata Usaha (TU) PT Socfindo Lae Butar, Sungkowo, jebolnya kolam penampungan limbah pabrik diakibatkan karena curah hujan tinggi selama tiga hari terakhir yang mengakibatkan daya tampung air kolam melebihi kapasitas, sehingga tanggul dinding kolamnya jebol.

Dan Kepala Tata Usaha (TU) PT Socfindo Lae Butar, Sungkowo, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berusaha menangani masalah tersebut.

“Pihak PT Socfindo sudah menangani kebocoran itu, yakni menutup dinding yang jebol, lengkap dengan administrasi pembuatan berita acara yang dihadiri pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Aceh Singkil,”katanya.

Dalam berita acara tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Aceh Singkil, bahwa peristiwa itu terjadi sejak Minggu (30/9) dini hari atau sekitar pukul 03.00 WIB, tanggul kolam limbah perusahaan itu selama ini dikelola oleh pihak lain.

“Tanggul tersebut adalah milik masyarakat setempat selaku pihak kedua dalam kontrak kerjasama pembuangan limbah nomor II milik PT Perkebunan Socfindo Lae Butar,” katanya.

Saat dikonfirmasi masalah penanganan limbah yang telah menyebar ke aliran sungai setempat, Sungkowo, tidak bersedia berkomentar karena hal tersebut tengah ditangani oleh tim yang sudah turun untuk memastikan apakah limbah yang sudah mencemari sungai itu berbahaya.

Tentunya masyarakat di daerah setempat sudah mulai khawatir akan dampak buruk dari pencemaran sungai yang terkontaminasi dengan limbah perusahaan sawit berwarna hitam mengalir di aliran sungai daerah itu.

Namun demikian, Sungkowo menyatakan, belum ada dampak dari kejadian tersebut, bahkan belum diterima adanya laporan dan keluhan masyarakat pascakejadian,

Sementara itu, timnya terus berupaya melakukan pemeriksaan sample air di sungai.

About adminSNN

Check Also

Kepala Desa “AROGAN “Lapen Dan Drainase Asal Jadi

REJANG LEBONG, SNN – Pembangunan Lapen dan Drainase dinilai asal jadi, oknum Kepala Desa Air …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *