Rabu , 4 Agustus 2021
Breaking News
Slider

Home / Breaking News / Kegiatan Pemasangan Lampu Jalan Desa Kota Donok “Diduga Korupsi Berjemaah”

Kegiatan Pemasangan Lampu Jalan Desa Kota Donok “Diduga Korupsi Berjemaah”


Lebong| Bengkulu, www.sinarnusantaranews.com – Didalam kegiatan pemasangan lampu jalan di Desa Kota Donok Kecamatan Lebong Selatan Kabupaten Lebong yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2020 sebanyak 40 titik 3 bok panel, yang mana didalam kegiatan ini besar dugaan telah terjadi penyelewengan atau korupsi berjamaah oleh oknum-oknum Perangkat Desa, yang terdapat beberapa pekerja harian tidak cocok dengan data yang di lapangan, sehingga diduga ada pekerja fiktip, dengan hitungan harian sebesar Rp 95.000/hari dan ditambah lagi pekerjaan desa ini seharusnya melalui Padat Karya Tunai( PKT) dalam artian Swakelola namun beda halnya yang terjadi di Desa Kota Donok ini, justru di pihak tigakan (di borong) dengan saudara Yudi, dalam pengerjan lampu jalan ini tidak terliahat papan merk, sehingga kurang transparan terhadap masyarakat dan publik, tidak hanya itu didalam penghitungan RAB besar dugaan telah terjadi penyimpangan skala besar.

Disaat Tim Investigasi mewawancarai salah satu masyarakat Desa Kota Donok yang enggan menyebut namanya, memaparkan, “setahu saya pekerjaan pemasangan lampu jalan ini ada orang desa ini 7 orang, ada yang satu hari kerja, ada yang 4 hari kerja dan ada juga yang 9 hari kerja dan jumlah pekerja sebanyak 15 orang, terdiri dari 7 dari PLN Lebong 8 dari warga setempat, setahu saya cuman 9 hari kerja disaat pemasngan lampu tersebut bukan 19/20 hari,” terangnya (30 tahun).

Ketika Tim Investigasi mengkonfirmasi kepada Sekdes Kota Donok Hendri Saputra (36) memaparkan, “saya bukan tidak mau menjelaskan tentang pemasangan lampu jalan ini, bukan terhadap media kalian aja semuanya saya tidak bisa menjelaskan, silahkan langsung kepada Kepala Desa kami, cukup satu komando yang menjelaskan kepada kalian,” ucap Hendri S. seakan-akan menutupi.

Dalam hal ini Tim Investigasi menghubungi PJS Kepala Desa Kota Donok melalui via WhatsApp, dalam jawaban PJS Kepala Desa, “saya lagi di Bengkulu ada urusan keluarga dengan pesan singkat ini terdapat kepala desa tidak di tempat,” tuturnya.

Dengan ini Tim akan menelusuri serta mengumpulkan fakta dan bukti-bukti yang lebih kuat lagi dan segera berkoordinasi untuk melaporkan hal ini ke pihak penegak hukum.

Sampai berita ini dirilis hak jawab PJS Kepala Desa Kota Donok memberikan hak jawabnya dan akan kita tunggu hak jawabnya di berita selanjutnya. (TIM)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Akhirnya Camat Pino Raya Berikan Sanksi Tegas Kepada Perangkat Desa Pagar Gading

  Bengkulu Selatan, sinarnusantaranews.com – Dugaan pelanggaran Perbup No 16 tahun 2018 tentang jam kerja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *