Minggu , 25 Oktober 2020
Breaking News

Home / Bengkulu / Rejang Lebong / ‘Kepsek’ SD 13 Rejang Lebong Siap Kembalikan Dugaan Pungutan Ke Wali Murid

‘Kepsek’ SD 13 Rejang Lebong Siap Kembalikan Dugaan Pungutan Ke Wali Murid

REJANG LEBONG, SNN – Jum’at (28/02) menangis melihat umatnya melakukan hal-hal kurang terpuji, sangat disayangkan dan sangat miris dengan adanya dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang diduga dijadikan ladang empuk oleh Kepsek SD 13 Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu, yang mana saat ini diduga dimonopoli oleh Kepsek, baik dari dana BOS maupun pungutan-pungutan untuk guru pensiun, semua dibebankan kepada wali siswa dan ditetapkan nominalnya, sehingga besar dugaan  bahwa di SD 13 ini dijadikan ladang empuk oleh oknum-oknum yang berkedok sumbangan.

Di saat awak media SNN menginvestigasi kelapangan dan ada 20 wali murid memaparkan kekecewaan serta keberatan mereka yang berinisial NT (37), SN (50), YT (31),YS  (29), MZ (28), menjelaskan, “kami sangat keberatan dan saya sangat kecewa, bukan dapat pendidikan gratis justru hampir setiap bulan ada saja permintaan dari pihak SD 13 untuk mengeluarkan uang, terkadang 300 ribu, ada juga 150 ribu, ada 20 ribu, dan ada 10 ribu, dan kami sempat kebingungan dan uang apa saja itu, dulu pernah untuk beli paping blok, tapi sampai saat ini paping bloknya tidak ada, katanya sumbangan untuk tembok tapi ditetapkan nominalnya dan waktunya bahkan bagi yang belum membayar kami dikasih surat teguran, otomatis kemana kami mau cari uangnya di musim paceklik ini, mau makan saja susah apa lagi bayar uang itu ini,” ucap wali siswa dengan nada kecewa.

Dan di saat awak media SNN menkonfirmasi hal ini kepada Kepsek SD 13, menyangkut hal ini, Kepsek menjelaskan, “memang betul adanya pungutan-pungutan ini yang setahu saya 10 ribu dan ini akan kami kembalikan kepada siswanya, saya tahu bakalan jadi permasalahan makanya kita akan kembalikan, dan mengenai paping blok saya tidak tau hal itu, dan yang lainnya akan saya ceknya lagi, terima kasih atas tegurannya,”  ucap Sutopo S. Pd.

Lanjutnya, “saya tidak monopoli di dalam dana BOS, cuman saya membantu membuat SPJnya dikarenakan bendahara saya tidak bisa komputer jadi saya yang buat,” pengakuan Kepsek.

Menurut salah satu guru SD 13 yang identitasnya dirahasiakan menjelaskan, ”kenyataannya betul pak, seluruh kegiatan BOS uangnya dengan Kepsek dan Bendahara hanya sebagai pelengkap, ketika di butuhkan, dan ini dibenarkan oleh Kepsek SD 13 Curup Utara,” ungkapnya.

Sedangkan bapak Ahmad Ijazi  Bupati Rejang Lebong selalu menghimbau dan menegaskan disetiap pertemuannya, “jangan pernah lakukan pungutan-pungutan sekecil apapun di dunia pendidikan, sebab progaram saya salah salah satunya dunia pendidikan, maka ketika hal ini terjadi akan saya berikan sanksi tegas terhadap oknum tersebut.”

Dengan kejadian miris ini apakah Dinas Pendidikan sudah mengetahunya ?

Atau pihak terkait tidak mau tahu ?

Akan team Investigasi media Sinar Nusantara  News pertanyakan. (FB/RIO)

 

(#Ralat), Miris ! ‘Diduga SD 13 Rejang Lebong Sarang Pungli Kepsek, Dikbud Belum Ada Tindakan,,’ ??

Kami atas nama media Sinar Nusantara News memohon maaf kepada pihak terkait dan pembaca, atas pemberitaan sebelumnya karena terdapat kekeliruan pada penulisan judul yang awalnya “Miris ! SD 13 Rejang Lebong Sarang Pungli Kepsek, Dikbud Belum Ada Tindakan,,’ ??” diralat menjadi (#Ralat), Miris ! ‘Diduga SD 13 Rejang Lebong Sarang Pungli Kepsek, Dikbud Belum Ada Tindakan,,’ ??, sesuai dengan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang hak jawab dan hak koreksi pada berita yang keliru.

 

About adminSNN

Check Also

Warga Sebelat Ulu-Sungai Lisai Telah Menikmati Hasil TMMD ke 109 TA 2020

LEBONG – BENGKULU, sinarnusantaranews.com – Dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa  (TMMD) ke 109 tahun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *