Jumat , 24 September 2021
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Bengkulu Selatan / “Kesempatan Dalam Kesempitan Mencari Keuntungan Dalam Pusaran Anggaran Dana Desa Penangan Covid-19”

“Kesempatan Dalam Kesempitan Mencari Keuntungan Dalam Pusaran Anggaran Dana Desa Penangan Covid-19”

Bengkulu Selatan, sinarnusantaranews.com – Kegiatan penangan Covid-19 di desa Kota Bumi Kecamatan Pino tahun 2021 yang dianggarkan sebesar 8 persen dari total anggaran Dana Desa atau sebesar Rp  70.940.000,- diduga Mark-up harga dan ada dugaan dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi dari oknum aparat pemerintah desa.

Hal ini setelah beberapa media melakukan konfirmasi dengan Miftahul Puhadi selaku TPK yang didamping oleh penjabat desa.

Setelah mendengar penjelasan satu persatu item kegiatan penangan Covid-19 oleh Miftahul.

Terkuak banyak kejanggalan, kepada item makan minum pada pembelian mie instan dengan harga Rp 100.000 per dus sebanyak 30 dus yang sudah dibelikan.

Kemudian pembelian tempat air cuci tangan sebanyak 105 buah dalam RAB itu harga satuan Rp. 175.000 ternyata setelah ditanyakan di tempat mereka membeli disalah satu tokoh barang pecah belah dikawasan kota manna ternyata harganya satu buah Rp. 140.000.

Kejanggalan lainnya pembuatan spanduk dengan ukuran 1,5 m × 2 m sebanyak 2 buah dan 1,2 m x 3 sebanyak 1 buah dengan total dana yg dianggarkan sebesar Rp 750.000, sedangkan harga pembuatan sepanduk dipasaran ukuran 1 m × 1 m sebesar Rp 35.000.

Yang lebih janggal lagi pembelian masker sekali pakai dengan handsanitaizer yang diduga oplosan yang dibeli dengan salah satu pejabat DPPKAD dan harga pembelian jauh dari harga pasaran.

Belum lagi pembelanjaan ATK dan item-item lainnya.

Menurut Ketua Sekber Yon Maryono, dengan adanya kejangan-kejangan penggunaan anggaran penangan covid-19 menggunakan Dana Desa hendaknya Inspektorat harus cepat turun tangan dan melakukan audit secara intensif.

Jangan sampai anggaran penangaban Covid-19 ini dimanfaatkan kesempatan dalam kesempitan oleh oknum pemerintah desa untuk mengambil keuntungan pribadi, sedangkan hasilnya tidak sesuai dengan harapan pemerintah pusat,” ungkap Yon. (A.H)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Penandatanganan MoU di Kecamatan Saling Terlaksana dengan Baik

Empat Lawang, sinarnusantaranews.com – Setelah mengunjungi tiga Kecamatan,  Pendopo Barat, kecamatan Sikap Dalam dan Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *