Selasa , 22 September 2020
Breaking News

Home / Daerah / Keterangan Direktur Rumah Sakit Terkait Penumpukkan Sampah Medis Di RSUD Lebong

Keterangan Direktur Rumah Sakit Terkait Penumpukkan Sampah Medis Di RSUD Lebong

LEBONG, SNN – Dr. Ari Afriawan selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong meluruskan terkait kabar yang simpang siur di masyarakat bahwa limbah medis RSUD dibiarkan menumpuk, Senin (10/09).

Kepada awak media SNN Direktur RS Lebong menjelaskan secara detail terkait penumpukkan sampah, yang sebenarnya memang dikumpulkan sebab pengambilan sampah tersebut melibatkan pihak ketiga yakni PT Damei Alam Sejahtera (DAS) dimana pengambilan limbah dilakukan per 2 bulan sekali, berbeda dengan sampah rumah tangga yang diambil setiap hari oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Khusus untuk pengolahan limbah medis kita sudah melakukan kerjasama dengan PT Damei Alam Sejahtera (DAS) sudah dilakukan selama 2 tahun ini, sesuai dengan perjanjian pengambilan limbah sampah Rumah Sakit ini dilakukan per bulan, namun hal itu sesuai dengan jumlah sampah yang kita hasilkan, rutinnya selama ini bisa diambil selama 2 bulan sekali, sebelum pengambilan limbah tersebut sampah memang dikumpulkan terlebih dahulu dibelakang di tempat penampungan/incinarator,” ujar Dr. Ari.

Hal ini harus diluruskan bahwa sampah tersebut bukannya tidak buang atau tidak diolah/dimusnahkan namun memang itu tempat penyimpanan sementara untuk sampah medis sembari menunggu jadwal pengambilan atau penjemputan dari pihak PT DAS.

Kita sendiri memang belum memiliki tempat penampungan limbah medis yang sesuai dengan standar, masalah ini juga telah disampaikan dan usulan telah dimasukkan sejak tahun lalu, kepada pihak DLH juga sudah dilaporkan, karena rumah sakit memang belum punya tempat penampungan sementara sesuai standar baik itu suhu, ketebalan dinding, kelembapan itu juga ada standarnya.”

Direktur Rumah Sakit juga menginginkan agar masyarakat tidak salah persepsi, mungkin ada yang melihat sampah menumpuk dibelakang hal itu bukan tidak dimusnahkan namun masyarakat harus tahu bahwa limbah tersebut memang disimpan sementara sampai menunggu jadwal pengambilan.

Kami sudah memilah sampah tersebut sesuai dengan warna kantong plasktiknya, jadi tidak tercampur dengan sampah rumah tangga. Untuk sampah rumah tangga atau sampah dapur seperti sisa makanan dari pasien yang mengambil itu pihak DLH setiap harinya dan dibuang langsung ke TPA dan sampah medis sudah kami pisahkan tersendiri.”

Jika dilihat, limbah tersebut memang menumpuk karena pengambilan selama 2 bulan sedangkan sampah rumah tangga setiap hari diambil. Saat ini terkait limbah, kami tidak ada keberatan atau keluhan apapun, namun jika sampah semakin banyak kami juga merasa risih jika menumpuk sebelum waktu pengambilan.

Jika pengambilan dilakukan selama satu bulan sekali sampah disini belum terlalu banyak, minimal kalau dilakukan per 2 bulan mobil box milik PT DAS dalam sekali pengambilan bisa penuh satu mobil.

Untuk ruangan khusus pengumpulan limbah ini kita belum punya tapi kita telah simpan ditempat penyimpanan sementara di dalam lokasi lecinator tapi belum sesuai standar namun tempat itu cukup aman dari ganggu seperti binatang liar, tidak tercampur dengan limbah rumah tangga.”

Satu lagi permasalahan yang dikeluhkan itu limbah cair, kitakan sudah punya alat sendiri itu sudah terdapat 2 tangki setiap 6 bulan sekali kita mengirimlan sample yang dihasilkan oleh mesin dan hasil air yang belum dihasilkan oleh mesin itu kita bawa ke laboratorium kesehatan daerah di Bengkulu, pengecekan selama 6 bulan sekali dan air yang keluar dari mesin sudah aman dan netral untuk dibuang ke badan air.”

Mesin penambung limbah cair itu masih berfungsi dengan baik dan tetap dioperasikan, incinarator itu sudah 2 tahun lebih sudah tidak dipakai, kemarin terakhir diperbaiki untuk pemusnahan limbah Covid kita sudah dapat izin dari Dinas Lingkungan Hidup, namun karena kita tidak banyak jumlah pasien Covid sehingga kita minta bantu kepada pihak PT DAS yang memusnahkannya. (YNS)

About adminSNN

Check Also

Danramil 0409/RL Tinjau Lamgsung Lokasi Pelaksanaan TMMD, Jelaskan Upaya Pembangunan yang Dilakukan

LEBONG, SNN – Setelah diresmikannya kegiatan TMMD yang ke 109 di Aula Setdakab Lebong hari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *