Selasa , 11 Agustus 2020
Breaking News
Slider

Home / Bengkulu / Ketua Puskaki Angkat Bicara Mengenai Keberadaan TB2KB

Ketua Puskaki Angkat Bicara Mengenai Keberadaan TB2KB

BENGKULU, SNN – Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki), Melyan Sori angkat bicara, menilai tentang mencuatnya keberadaan Tim Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu (TP2KB), menarik perhatian sejumlah pihak.

Melyan Sori menilai keberadaan TP2KB tidak jelas urgensinya. Sebaliknya, TP2KB hanya menggerogoti APBD Kota Bengkulu saja. Pasalnya anggaran yang digelontorkan untuk TP2KB cukup fantastis. Untuk tahun 2020 APBD yang tersedot untuk pembayaran TP2KB mencapai Rp 2,7 miliar. Rinciannya pembayaran honor Rp 1.218.000.000 dan uang rapat setahun Rp 1,5 miliar.

“Semua bidang di pemerintahan itu sudah ada ahli-ahli di bidangnya. Ini kenapa malah dibuat lagi TP2KB. Hanya menggerogoti APBD saja,” ujarnya.

Seperti yang diketahui jumlah anggota TP2KB sebanyak 20 orang. Hak berupa pembayaran honorium anggota TP2KB dalam Pasal 14, Ketua mendapatkan Rp 6 juta pe rbulan, wakil ketua Rp 5,5 juta per bulan dan anggota sebesar Rp 5 juta per bulan.

Melyan juga mengkritik integritas dari TP2KB. Pasalnya selain akademisi, praktisi dan ulama, beberapa nama yang tergabung dalam TP2KB merupakan mantan narapidana.

“Apa tidak ada orang lain. Kita tidak perlu menyebut namanya, hanya saja setelah dilihat lampiran nama kita cukup terkejut. Nama-nama yang ada pernah tersandung kasus hukum, mulai dari narkoba hingga korupsi,” ungkap Melyan Sori.

Infonya Hanya Terima Gaji Tanpa Uang Rapat

Sementara itu, salah satu sumber Rakyat Bengkulu yang menjadi anggota TP2KB mengaku tidak tahu mengenai soal anggaran uang rapat Rp 1,5 miliar se-tahun tersebut. Ia mengatakan hanya menerima gaji saja. “ Tidak pernah,” katanya singkat.

Tak hanya itu, sumber Rakyat Bengkulu juga mengaku tidak tahu jika ada staf ataupun anggota TP2KB yang dimintai keterangan oleh polisi. “Saya tidak tahu soal itu, Saya hanya benar-benar mengabdi untuk Kota Bengkulu,” ungkapnya singkat.

Masa pemerintahan Walikota H. Helmi Hasan, SE dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi, SE, Pemda Kota Bengkulu membentuk TP2KB. Pembentukan TP2KB berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Tim Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu. Dalam pasal 1 ayat 10 disebutkan bahwa Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu yang selanjutnya disingkat TP2KB adalah Tim yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Bengkulu untuk membantu Walikota dalam rangka Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu. (VIC)

About adminSNN

Check Also

Keterangan Direktur Rumah Sakit Terkait Penumpukkan Sampah Medis Di RSUD Lebong

LEBONG, SNN – Dr. Ari Afriawan selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong meluruskan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *