Sabtu , 19 September 2020
Breaking News

Home / Bengkulu / Kewajiban Pemerintah Menghadapi Dampak Perubahan Revolusi Industri 4.0

Kewajiban Pemerintah Menghadapi Dampak Perubahan Revolusi Industri 4.0

BENGKULU, SNN – Menghadapi dampak perubahan revolusi Industri 4.0  pada dunia pendidikan, tentu ada peran dan kewajiban pemerintah agar dunia pendidikan itu dapat disesuaikan dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini.

Untuk itu, guna memastikan perubahan Revolusi Industri 4.0 ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Bengkulu, maka pemerintah telah mengupayakan agar sarana penopangnya juga dapat berjalan dengan baik.

“Teknologi Industri ini tidak akan terlaksana jika tidak ada ketersediaan listrik sebagai penopangnya. Ini menjadi tanggungjawab pemerintah, bagaimana listrik ini dapat tersedia hingga ke pelosok-pelosok desa,” jelas Asiten III Yuliswani, saat menyampaikan materi pada Seminar Nasional bertajuk ‘Dunia Pendidikan Dalam Perubahan Revolusi Industri 4.0’ yang digelar oleh Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), di Kampus 4 UMB Bengkulu, Senin (09/09/2019).

Guna memastikan hal itu, ungkap Yuliswani, pemerintah provinsi telah mencanangkan seluruh desa di Provinsi Bengkulu tealiri listrik sejak akhir tahun 2018 lalu.

Selain itu, jelasnya agar dunia pendidikan tidak ‘Gatek’ dan agar ‘Melek’ teknologi, maka  pemerintah provinsi  bekerja sama dengan PT. Telkom telah memastikan jaringan internet dapat diakses keseluruh pelosok desa, terkhusus pada sekolah-sekolah.

Sehingga dengan upaya tersebut ujarnya, dapat dimanfaatkan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam dunia pendidikan guna menghadapi era Revolusi Industri 4.0 ini.

“Jangan sampai kita manusia menjadi alat dari tekhnologi ini. Bagaimana kita sebagai manusia yang harusnya mengendalikan tekhnologi itu,” tegas Yuliswani.

Lanjutnya, dengan adanya perubahan besar dalam bidang teknologi, maka secara otomatis bidang pendidikan juga mendapatkan dampaknya.

Untuk mengatasi hal itu, seorang guru pendidik yang menjadi satu-satunya pemberi informasi pendidikan dan pengetahuan kepada anak didiknya, harus dapat mengatasi dan mengantisipasi dampak perubahan teknologi tersebut, sehingga teknologi yang digunakan itu dapat bermanfaat bagi ilmu pengetahuan yang didapati oleh anak didiknya.

“Kita harus memerlukan literasi-literasi dibidang digital. Bagaimana kita menyampaikan revolusi industri ini dapat kita gunakan untuk membaca data informasi maupun teknologi, memahami dan menganalisa data dan mesin teknologi tersebut sehingga dapat bermanfaat bagi anak didik kita,” ujar mantan Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu ini.

 

Editor : Redaksi SNN

About adminSNN

Check Also

Penuh Kekompakan Personel Kodim 0409/RL Bersama Warga Desa Siap Sukseskan TMMD

LEBONG, SNN – Dengan kompak dan penuh semangat para personel Kodim 0409/RL yang bertugas pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *