Rabu , 25 November 2020
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Konvoi Usai Debat, 2 Paslon Dapat Surat Peringatan

Konvoi Usai Debat, 2 Paslon Dapat Surat Peringatan


LEBONG| BENGKULU, sinarnusantaranews.com – Usai debat terbuka Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Lebong, pada tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, pada Sabtu (31/10) lalu.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lebong, kembali melaporkan hasil pengawasannya selama tahapan kampanye Pemilu 2020 ini. Dengan memberikan surat peringatan kepada dua paslon Bupati dan wakil Bupati diwilayah pengawsannya. Dimana surat teguran diberikan kepada kedua paslon itu diantaranya, Paslon nomor urut 1 dan Paslon nomor urut 3.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lebong, Jefriyanto, SP ketika dikonfirmasi awak media Senin (02/11) kemarin membenarkan hal tersebut. Bahkan, surat peringatan itu dikeluarkan terhadap para yang melanggar protokol kesehatan, atau melakukan arak-arakan setelah debat terbuka.

“Ya, Bawaslu telah mengeluarkan 2 surat peringatan tertulis karena menggelar arak-arakan (konvoi, red),” kata Jef, begitu pria paru baya itu kerap disapa.

Beliau menerangkan, surat tertulis itu diberikan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas PKPU No 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam COVID-19.

Dikatakannya, dalam PKPU No 13 Tahun 2020 itu, diatur larangan-larangan dan kewajiban-kewajiban paslon saat melakukan kampanye. Misalnya pembatasan jumlah peserta yakni 50 orang, penggunaan masker, jaga jarak hingga tidak menggelar arak-arakan atau konvoi.

Ini jangan sampai nanti dalam pelaksanaan Pilkada menjadi klaster baru. Ini yang tidak diingkan selama ini. Komitmen pelaksanaan Pilkada ini adalah mengutamakan keselamatan masyarakat,” bebernya.

Diungkapkannya, peringatan tertulis dari Bawaslu sendiri merupakan salah satu sanksi yang diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Kami sudah mengimbau, agar dalam tahapan Kampanye ini seluruh paslon menjalankan protokol kesehatan dan mengumpulkan orang itu ada batasannya,” pungkas Jef. (YNS)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Terkait Dana DAK Pendidikan Bengkulu Selatan Ketua DPW LSM Gemawasbi Ajukan Surat Klarifikasi

BENGKULU SELATAN, sinarnusantaranews.com – Dana alokasi khusus bidang pendidikan di Bengkulu Selatan tahun 2020 lebih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *