Rabu , 14 November 2018
Breaking News
previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider
Home / Berita / Akademis / Parfum Anti Demam Berdarah Kreasi Putera Rafflesia Menyabet Prestasi Internasional

Parfum Anti Demam Berdarah Kreasi Putera Rafflesia Menyabet Prestasi Internasional

BENGKULU, SNN- Arif Hidayat kelas XII IPS dan Aqshal Dwi Raldo kelas XI IPA siswa SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan menjadi motivasi para Ilmuan muda karna kreasinya menciptakan Parfum Anti Nyamuk Penangkal Demam Berdarah (San Pemarah).

Dalam event International Invention, Innovation and Technologi Exhibition (ITEX) 2018 pada 9-12 Mei 2018 lalu Kreasi Putera Raflesia ini mendapat penghargaan Medali Emas di Malaysia. Ini akan menjadi motivasi bagi Ilmuwan muda untuk terus berkreasi membanggakan tanah air Indonesia.

Tidak hanya itu saja, meski baru sebatas penelitian kreasi Putera Rafflesia ini juga mendapat penghargaan khusus dari Hongkong, dan sangat diminati oleh masyarakat umum.

Dalam satu bulan bisa 50 botol terjual, produk ini dipasarkan secara online,” tutur Gusniarti, guru pembimbing Arif dan Aqshal, Kamis (9/8/2018).

Parfum karya anak bangsa ini berbahan baku biji mahoni dan kulit jeruk. Bila disemprotkan pada bagian tubuh mampu bertahan selama 8 jam. Proses penelitiannya pun berlangsung cukup lama.

Proses penelitian berlangsung sekitar satu tahun bekerja sama dengan Laboratorium Universitas Bengkulu,” tambahnya.

Produk San Pemarah telah diproduksi dan dipasarkan dengan kemasan botol ukuran 1.000 milliliter, meski terbatas di wilayah Bengkulu dan sekitarnya.

Kepala Sekolah SMAN 2 Tarman Hayadi merasa bangga atas prestasi maksimal dari siswa didiknya, karena tidak hanya sekali ini saja hasil temuan siswanya menyabet prestasi internasional.

Temuan sebelumnya berupa es krim anti HIV, biskuit pencegah osteoporosis, dan semprotan ramah lingkungan anti nyamuk demam berdarah telah menyabet prestasi Internasional di Seoul, Malaysia, dan Hongkong.

Kami berharap pemerintah dapat support penelitian para siswa dan ikut mematenkan serta menjadikan temuan siswa menjadi industri massal yang dapat meningkatkan perekonomian daerah,” tutupnya.

About adminSNN

Check Also

Pemprov Bengkulu Belum Pecat PNS Eks Narapidana Korupsi

BENGKULU, SNN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu sampai saat ini belum menentukan kebijakan terkait rencana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *