Kamis , 4 Juni 2020
Breaking News
Slider

Home / Bengkulu / Kepahiang / Pekerja Seni, Pemilik Organ Tunggal dan Usaha Fotographi juga kena imbas Pandemi Covid-19

Pekerja Seni, Pemilik Organ Tunggal dan Usaha Fotographi juga kena imbas Pandemi Covid-19

 


KEPAHIANG, SNN – Dalam Suasana  Pandemi covid19 mengakibatkan semua sektor perekonomian masyarakat terganggu, demikian pun bagi para pekerja seni, musisi, pemilik organ tunggal dan usaha fotographi di kabupaten Kepahiang, hal ini tergambar saat komisi II DPRD Kepahiang menerima Rapat Dengar Pendapat (RDP) para pekerja seni, musisi, kru dan pemilik organ tunggal di ruang kerja Komisi II DPRD Kepahiang, pada Senin (13/04).


Disampaikan perwakilan rombongan Herlina, maksud dari kedatangan nya ke DPRD Kabupaten Kepahiang adalah untuk menyampaikan aspirasi dari kawan kawan yang seprofesi,dimana imbas Covid-19 ini ia bersama kawan kawan seprofesi tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan hidup, imbas dilarang nya pertunjukan organ tunggal, pentas seni dan kegiatan hajatan lainnya yang biasanya memanfaatkan jasa mereka,bahkan banyak sekali jadwal yang mestinya mereka penuhi sebagai sumber penghasilan harus dibatalkan imbas Covid19 ini.


Kedatangan kami ke DPRD adalah untuk menyampaikan aspirasi, dimana kami pun yang merupakan musisi, kru atau pun pemilik organ tunggal tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan hidup lagi, pencarian kami sehari-hari adalah menyanyi pada hiburan organ tunggal, nah kalau hajatan sudah tidak diperbolehkan lagi, otomatis kami tidak mendapat kan gaji, sedangkan pencaharian kami dan kawan kawan hanya disini, kami minta pemerintah daerah untuk dapat juga memperhatikan nasib kami, jikapun ada bantuan atau sebagainya kami berharap nama kami atau kawan kawan lainnya yang seprofesi juga untuk dapat diakomodir dan diberikan” Sampai Herlina.


Ketua Komisi II DPRD Kepahiang Bambang Asnadi menyampaikan keprihatinannya kepada para pekerja Seni di Kabupaten Kepahiang yang juga terdampak atas pandemi Covid-19, Pandemi Covid-19, “ini memang berpengaruh luar biasa bagi tatanan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Kepahiang, baik petani pekerja swasta, buruh harian, pedagang, tukang bangunan bahkan ASN, dan hari ini kita juga menerima aspirasi dari para musisi ini, tentu ini menjadi permasalahan kita bersama yang harus dihadapi dan dicarikan solusi secepatnya, hal ini akan segera kami tindak lanjuti,” sampai Bambang.
Ditambahkan Anggota Komisi II Eko Guntoro, keluhan masyarakat baik itu petani, pedagang, tukang bangunan, tukang becak, pegawai swasta bahkan ASN semua kami terima, untuk diketahui saat ini pemerintah daerah melalui Camat, Lurah, Kades dan RW dan RT sedang melakukan pemetaan dan pendataan masyarakat terdampak Covid-19 ini.


Hari ini kita menerima pekerja seni,baik itu pemilik organ tunggal, penyanyi, kru angkut dan teknisinya, harapan kami di DPRD semua yang terdampak Covid-19 ini baik secara ekonomi, ataupun sosial hendaknya dapat dibantu oleh Pemerintah Daerah, ini musibah kita bersama yang harus kita hadapi mari kita tunjukan klo kita bersama dapat memutus penyebaran Covid-19 ini, optimisme masyarakat dan kita semua pandemi ini dapat segera berlalu,;dan terakhir kami di DPRD akan mendorong pemerintah daerah untuk dapat segera menyalurkan baik itu penanganan dampak ekonomi akibat covid19 (bantuan sembako) dan kegiatan Jaring Pengaman sosial ini untuk segera direalisasikan,” pungkas Eko Guntoro.


Rapat Dengar Pendapat dipimpin Ketua Komisi II Bambang Asnadi,Hadir anggota komisi II Eko Guntoro,SH, R.M Johanda,S.Pd, Maryatun, Riswanto dan Anggota Komisi III Hj. Dwi Pratiwi NS. (F.B)

About adminSNN

Check Also

Kades Jeranglah Tinggi Jelaskan Usulan Warga Untuk Rencana Pembangunan 2021

BENGKULU SELATAN, SNN – Untuk memastikan apa saja yang akan dibangun pada tahun 2021 mendatang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *