Kamis , 22 April 2021
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Rejang Lebong / Pekerjaan Drainase Kelurahan Air Bang Tuai Kritikan Masyarakat, Tidak Tahu Kemana Air Tersebut Mengalir….??

Pekerjaan Drainase Kelurahan Air Bang Tuai Kritikan Masyarakat, Tidak Tahu Kemana Air Tersebut Mengalir….??

Rejang Lebong| Bengkulu, www.sinarnusantaranews.com – Sejumlah titik proyek konstruksi drainase dan jalan lingkungan tahun anggaran 2020 diduga asal jadi.  Dan meraup keuntungan pribadi. Kegiatan tersebut terindikasi menghambur-hamburkan keuangan negara.

Berdasarkan pantauan dilapangan Tim Investigasi SNN Selasa (09/03) kondisi proyek tersebut pasca dikerja sejak bulan Desember akhir 2020 lalu kini kondisi mulai retak-retak. Bahkan ada yang ditambal plester pada pekerjaan drainase maupun pembangunan jalan rabat lingkungan.

Diketahui, Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kab Rejang Lebong  mengelola Uang negara yang begitu besar Rp..??. Sekian paket pembangunan jalan lingkungan dan paket drainase yang diduga asal asal di kerjakan Oleh Sala satu pihak dan diduga tidak ada azas manfaatnya.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan melalui kegiatan drainase yang berlokasi di Jalan BTN Kelurahan air Bang Kabupaten Rejang Lebong nampak kegiatan sudah rampung dikerjakan dan rampung katanya …..?

Dimana kegiatan itu menghabiskan anggaran Dana DAK, yang begitu besar Rp…..????? juta.

Meski demikian proyek tersebut tidak sesuai dengan perencanaan Alias Gagal Bestek, dan di duga Markup berjemaah,  fakta di lapangan kenyataannya drainasenya diduga tidak ada azas manfaatnya .

Warga perumahan Senopati Air Bang  mengaku pernah melihat pekerjaan drainase di daerahnya beberapa bulan yang lalu. Dikatakan, “pekerja hanya mengejar keuntungan pribadinya saja bagian bangunan yang tidak sesuai dengan RAB   maupun yang retak-retak diragukan akan cepat hancur,” ujar warga.

Kepala Dinas PU Rejang Lebong saat ini hanya diam dan seolah olah menutup mata ……Ada apa..?

Tim Investigasi SNN belum bisa berkomunikasi dengan pengguna anggaran untuk meminta hak jawab tentang rilisan berita yang akan kita tayangkan, supaya pemberitaan kita berimbang.

Tim mencoba menghubungi via telpon dan WhatsApp dan tim juga mengirimkan pesan dan lirisan berita untuk meminta hak jawab dari pengguna anggaran agar pemberitaan kita berimbang, namun dibaca tapi tak di balas, seolah-olah menganggap remeh.

Ketua AMP2D Kabupaten Rejang Lebong (H), “kalau seperti ini (RAB-Drainase ini) belum sampai masa tenggang ambang waktu pemeliharaan dan Drainase/Kelurahan Air Bang, sudah mulai hancur kembali, dan tidak tau kemana arah dan tujun air mengalir. Kami berharap kepada Dinas terkait bawah harus lebih cekatan dalam mengelola anggaran, supaya tercapai nya pembangunan desa/Kelurahan yang ideal dan lebih maju lagi.”

Namun jika tidak mendapatkan perhatian dari saran masyarakat desa atau masyarakat, tidak menutup kemungkinan pengguna anggaran (Nanak) akan kita laporkan kepenegak hukum atas mengabaikan peraturan dan perundang-undangan tentang Desa/kelurahan Republik Indonesia.

Sebelum pemberitaan ini diterbitkan Tim Investigasi SNN, meminta hak jawab dari pihak Cv yang mengerjakan Drainase Di  Kelurahan Air Bang supaya pemberitaan kami berimbang, Tim Investigasi bekerjasama dengan lembaga, PKN RI (Pemantau Keuangan Negara) akan membawa beberapa bukti yang akan kita uji labor ke Bengkulu, apabila terbukti maka kami akan membawa permasalahan ini ke Rana Hukum, Tim Investigasi SNN.

Dan kami minta kepada Dinas terkait agar mengaudit pekerjaan di Kelurahan Air Bang  mulai dari TA 2020, secara transparan dan melibatkan Tim Investigasi SNN. (Tim)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Pembangunan Sarana Air Bersih dan Pemasangan Sistem Perpipaan Desa Air Mundu Diduga Banyak Kejanggalan

Rejang Lebong| Bengkulu, sinarnusantarnews.com – Di dalam upaya mensejahterakan masyarakat kerap kali terjadi penyimpangan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *