Senin , 27 September 2021
Breaking News
Slider

Home / Breaking News / Pemdes Kutai Donok Gelar Monev Tahap 1 Pembangunan RTLH

Pemdes Kutai Donok Gelar Monev Tahap 1 Pembangunan RTLH

Lebong| Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Pemerintah Desa Kutai Donok Kecamatan Lebong Selatan Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu melaksanakan Monitoring Evaluasi (Monev) Tahap 1, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Dana Desa Tahun 2021, bertempat di balai desa setempat.

Dengan bersama-sama mengucapkan lafadz basmalah, Pemerintah Desa Kutai Donok turun ke lapangan untuk Monitoring Evaluasi (Monev) Tahap 1, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Dana Desa Tahun 2021 yang dihadiri oleh empat pilar, Pjs Kepala Desa Saipudin Zikri, Danramil 409-02/LS Kapten Inf Sumardi, Babinsa Pelda Suparman S, Bhabinkamtibmas Brigpol Mardianto,Sekdes Falita S, Perangkat Desa, BPD Desa Kutai Donok serta dihadiri oleh Tim Monitoring Evaluasi (Monev) dari Kecamatan Lebong Selatan, dan PLD, TA Kabupten, PD.

Saat diwawancai oleh awak media Pjs Kepala Desa Saipudin Zikri menjelaskan dari hasil tim Monitoring Evaluasi (Monev) tahun 2021 Tahap 1, untuk masyarakat yang tidak mampu ataupun yang layak menerima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan jumlah 18 (Delapan Belas) unit rumah yang dianggarkan melalui Dana Desa Tahun 2021 dengan nominal Rp 450,000.000 (Empat Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Lanjut Pjs Kepala Desa harapan, “saya semoga penerima rumah layak huni bisa menempati rumah yang mana dananya di bantu oleh pemerintahan ataupun dianggarkan melaui Dana Desa tahun 2021 ini semoga bermanfaat dan bisa dihuni secepat mungkin bersama keluarga.”

Monitoring Evaluasi (Monev) ini baru tahap 1, yang sudah terliasisasi baru 10 (sepuluh) unit rumah, yang 8 (Delapan) unit rumah  kita tunggu tahap ke 2 (Dua), karena kita baru terima 40% dari pencairan DD tahun 2021 ini.

Untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pihak pemerintahan desa hanya membantu material berupa, pasir, batu, kayu, besi, seng, semen, paku, batu bata, itu dianggarkan melalui DD Tahun 2021 ini yang ditotalkan dengan Rupiah senilai Rp 25.000.000 (Dua puluh Lima Juta Rupiah) per unit rumah.

Kegiatan berjalan dengan kondusif dan tertulis di dalam berita acara,” pungkas Pjs Kepala Desa Saipudin Zikri. (YNS)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

DPRD Kota Bengkulu Siap Awasi Pendistribusian Beras PKHD

Kota Bengkulu, sinarnusantaranews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu melalui Wakil Ketua Komisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *