Senin , 1 Juni 2020
Breaking News
Slider

Home / Bengkulu / Bengkulu Selatan / Pemdes Padang Pandan Gelar Rapat Pembahasan BLT Dampak Covid-19

Pemdes Padang Pandan Gelar Rapat Pembahasan BLT Dampak Covid-19

BENGKULU SELATAN, SNN – Padang Pandan Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan gelar musyawarah desa, di kantor desa padang Pandan pada Sabtu (09/05). Agenda rapat kali ini membahas tatacara penyaluran dan pendataan agar tepat sasaran penerima Bantuan Langsung Tunai ( BLT) dari Dana Desa (DD).

Musyawarah desa ini melibatkan pihak pendamping dari kecamatan, Polsek, Danramil, anggota BPD, perangkat desa serta tokoh masyarakat yang di pimpin langsung oleh Kades Padang Pandan Iskandar.

Dalam sambutanya Kades menjelaskan pentingnya kejelasan siapa saja warga yang berhak untuk mendapatkan bantuan tersebut, “untuk saya sebagai Kades mengundang pihak pendamping maupun dari Polsek dan Koramil, agar kemudian hari tidak menimbulkan prokontra di tengah masyarakat, kalau saya pribadi setuju saja di bagi rata seluruh warga, tapi ada aturan yang membatasi yang akan dijelaskan oleh pendamping desa secara detail,” ujar Kades.

Masih menurut Kades, “untuk mejamin ketrnspranan saya minta kepada perangkat saya untuk membacakan di forom rapat ini siapa saja warga kita yang suda mendapatkan bantuan rastra ataupun PKH, yang tidak dapat bantuan itu, akan kita data sesuai aturan yang memenuhi sarat 14 kriteria dan bagi warga yang belum ada identitasnya itu tolong di data juga supaya kita buatkan keterangan domisili,” tegas Kades.

Perangkat Desa Alpian membacakan data warga yang sudah mendapatkan batuan diantaranya yang sudah terdaftar mendapat rastra 137 KK yang mendapat PKH 106 KK itu berdasarkan data dari Dinas Sosial Bengkulu Selatan untuk itu menurut Alpian, “kita akan lakukan pendataan yang di luar itu nanti setelah dikeluarkan SK dari Kades siapa saja tim yang akan bekerja di lapangan untuk melakukan pendataan yang nanti nya akan didampingi tim independent dari Kecamatan,” jelas Alpian.

Bripka Suharno SH, Bhabinkamtibmas dari Polsek Manna mengimbau untuk menjamin tidak terjadinya prokontra di masyarakat, “saya tekankan untuk mentaati aturan yang sudah di atur oleh Kementrian atau UU, jangan dulu membuat kebijakan-kebijakan yang menimbulkan prokontra di masyarakat berpeganglah dengan aturan yang ada, yang sudah di atur Mentri Keuangan dan Mentri Desa, kalau ada masalah jangan diributkan di luar, mari kita bicarakan diforum musyawarah ini, juga saya tegaskan sesuai maklumat Kapolri kalau ada keluarga kita yang ada di perantauan agar jangan dulu pulang atau mudik begitu juga kalau ada warga yang ada gejala sakit, segera laporkan ke Kades dan Kades melaporkan ke tim gugus tugas agar bisa ditangani,” tegas Suharno.

Pendamping Desa dari Kecamatan Ani Purwanti dalam sambutanya menjelaskan, “untuk tahun ini dana desa harus diprioritaskan 1 padat karya tunai, 2 penanganan Covid-19, 3 BLT bantuan langsung tunai untuk warga yang kena dampak Covid-19, yang mana untuk warga yang layak mendapatkan bantuan tersebut memenuhi syarat 14 kriteria yang sudah ditentukan dan siapa saja yang kretria yang tidak boleh mendapat bantuan itu. Diantaranya seperti, PNS, TNI, Polri, pegawai swasta, BUMN sesuai surat edaran no.1261, 27 April 2020 penyaluran bisa dilakukan lewat rekening dan secara tunai,” tutupnya. (A.H)

 

About adminSNN

Check Also

Memaknai Hari Lahir Pancasila 1 Juni Bagi Generasi Bangsa

BENGKULU, SNN – Setiap tahun 1 Juni selalu diperingati sebagai sejarah lahirnya Pancasila. Dalam mamaknai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *