Senin , 30 November 2020
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Pemdes Tabarena Gelar Musdes Terkait Perubahan APBDes Tahun Anggaran 2020

Pemdes Tabarena Gelar Musdes Terkait Perubahan APBDes Tahun Anggaran 2020


REJANG LEBONG, SNN – Menindaklanjuti Permendesa PDTT RI Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2020, Pemerintah Desa Tabarena, Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang lebong  menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perubahan APBDes 2020, Kamis (27/08).

Pelaksanaan musyawarah desa khusus sekaligus pembahasan perubahan Anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) tahun 2020 yang dilaksanakan pemerintah desa Tabarena di Aula Kantor Desa.

Dari pantauan awak media hadir pada kegiatan tersebut dari Kecamatan Sucepto, PMD Santi Rahmawati, Babinsa Rohmad Bhabinkamtibmas Fhandi Oktori, Ketua BPD beserta anggotanya, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, Kepala Dusun, 1 dan 2 serta pihak terkait lainnya.

Dalam kegiatan Pemdes membahas terkait perubahan APBDes, perubahan tersebut merupakan ikhtiar dalam penanganan wabah Covid-9 sekaligus mendorong program kerja pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui Dana Desa (DD).

Komi Ariyadi, Kepala Desa Tabarena  mengatakan bahwa terjadinya perubahan APBDes ini karena adanya pandemi virus Corona (Covid-19) yang mewabah saat ini.

Musdes Khusus APBDes Perubahan tahun 2020 dilakukan dalam rangka menindak lajuti Permendesa dimana didalamnya, desa diharuskan untuk melakukan rekofusing anggaran untuk BLT Dana Desa (DD) 2020,” terang Komi Ariyadi.

Untuk mengatasi dampak ekonomi yang dialami masyarakat Desa Tabarena akibat wabah Covid-19, pemerintah desa akan membagikan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa.

Kami menyiapkan perubahan penerima KPM dari 105 dan kami musyawarahkan lagi penambahan BLT 54 KK lagi namun apabila tercapai hasil musyawara desa kami hari ini  dari besaran Dana Desa yang diterima, dengan mengalihkan beberapa kegiatan dan memangkas yakni dana telford kita yang ada di dusun 2,” pungkas Komi Ariyadi.

Sucepto P3MD mengatakan BLT-DD ini akan menyasar warga miskin yang tidak tercatat sebagai Penerima bantuan PKH dan BPNT. Tentunya mereka yang lolos verifikasi dan terdata oleh Relawan Desa yang melakukan pendataan sebelumnya.

Besaran dana BLT ini berjumlah Rp 300.000 per Kepala keluarga (KK), akan disalurkan selama 3 bulan. Pemerintah Desa Tabarena  menganggarkan Rp 143.100.000 untuk penambahan BLT Dana Desa (DD), yang selanjutnya atau tahap yang ke ll,” terang Sucepto.

BLT sebesar Rp 143.100.000 juta tersebut, nantinya akan dialokasikan kepada 159  KK di Desa Tabarena dengan kriteria yang telah ditentukan. Dan masing-masing KK akan menerima BLT sebesar Rp 300 ribu, selama 3 bulan yang terhitung sejak bulan kedepannya sebanyak 159 orang calon penerima BLT Dana Desa yang kita ajukan ditahap yang ke 2 ini divalidasi dan dicek kebenarannya melalui musyawarah.

Data calon penerima bantuan tersebut merupakan warga miskin dan warga miskin baru yang terdampak dari wabah covid 19. Karena diketahui bersama bahwa wabah ini begitu terasa dampaknya hingga kepedesaan. Sehingga pemerintah desa tahun ini harus menganggarkan bantuan tersebut dari dana desa, sehingga jelas dalam pelaksaan pembangunan tahun ini ada beberapa kegiatan yang dialihkan.

Dalam mekanisme pendataan akan dilakukan oleh relawan Covid-19 desa dengan basis pendataan Kemudian dilanjutkan Musyawarah Desa (Musdes) untuk validasi, finalisasi dan penetapan penerima BLT yang ditandatangani Kepala Desa. Setelah itu, pengesahan Bupati/Wali Kota atau Camat selambatnya lima hari,” tutup Sucepto. (RIO)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Penjabat Bupati B-U Tak Hadir Paripurna, Pimpinan Batalkan Rapat Pembahasan RAPBD TA 2021

 BENGKULU UTARA, sinarnusantaranews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara kembali laksanakan rapat Paripurna, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *