Kamis , 21 November 2019
Breaking News
previous arrow
next arrow
Slider

Home / Bengkulu / Kaur / Pemkab Kaur klarifikasi Masalah Pemukulan Wartawan Di lantai 2 Pemda Kaur

Pemkab Kaur klarifikasi Masalah Pemukulan Wartawan Di lantai 2 Pemda Kaur

KAUR, SNN – Pemeritah  Kabupaten Kaur mengadakan Konferensi Pers, di ruang Aula Setda Pemda Kaur

Konferensi pers dibuka langsung oleh Sekda Kaur, Nandar Munadi,dihadiri oleh Kabag Humas Pemda Kaur Edyan Siratjudin,  Sekretaris Dinas Kominfo Kaur dan Kepala Kesbangpol Kaur.

Kesimpangsiuran pemberitaan beberapa media yang ada di Kabupaten Kaur, perihal adanya pemukulan wartawan bernama Aprin Taskan Yanto ketika ingin menemui Bupati Kaur.

 

Menurut keterangan Aprin waktu ia ingin menemui Bupati Kaur, namun HD  mengatakan belum bisa ditemui.

“Saat itu juga Aprin keluar permisi meninggalkan ruangan. Tiba-tiba HD menyerang dengan mendaratkan tinju atau bogem sebanyak 2 kali tepatnya di pelipis mata kiri hingga bengkak,” ujar Aprin.

Pemerintah Daerah Kaur menjelaskan,kedatangan saudara Aprin Taskan Yanto bukan sebagai wartawan yang hendak melakukan tugas jurnalistik dalam mencari dan menghimpun berita, akan tetapi sebagai masyarakat biasa,bisa dilihat dari buku tamu.

Aprin mendatangi Bupati Kaur dengan tujuan meminta rekomendasi Bupati Kaur, untuk membantunya memasukkan istrinya ke salah satu Bank Daerah di Kabupaten Kaur.

“Saya terangkan, kapasitas Aprin datang menemui Bupati Kaur, bukan sebagai wartawan, akan tetapi sebagai masyarakat biasa.” Kata Sekda Kaur, Kamis (15/5/2019).

Kejadian insiden itu dikarenakan  adanya kata-kata kasar dari saudara Aprin, mengatakan staf honor itu tidak becus dalam bekerja, melalui akun WhatsApp.

Kata-kata itupun terulang kembali saat Aprin berada di Ruang Staf  Bupati Kaur, dengan cara membisikan kembali kepada Staf Bupati tersebut.

Karena tidak senang kembali diejek oleh Aprin, akhirnya kejadian insiden itu terjadi, HD memukulnya satu kali pada wajah Aprin .Mengetahui kejadian ini Kabag Humas yang sedang berada di tempat kejadian, langsung melerai insiden itu.

Dalam kejadian itu, Bupati Kaur tidak membenarkan perbuatan yang dilakukan oleh stafnya berinisial HD.

Setelah kejadian, Bupati Kaur bersama Sekda Kaur langsung menganjurkan perdamaian antara kedua belah pihak, Surat Perjanjian Perdamaian yang ditulis tangan langsung oleh Sekda Kaur ini, berisikan pernyataan setelah menandatangani surat perdamaian, kedua belah pihak ini tidak boleh membawa persoalan ini ke ranah hukum. Aprin pun menerima biaya pengobatan sebesar 5 juta rupiah.

 

Pewarta : Edi Baksir

Editor    : Asri

 

About adminSNN

Check Also

Realisasikan Target KLA 2020, Penguatan Kovensi Hak Anak Dioptimalkan

BENGKULU, SNN – Upaya mencapai target minimal 80 persen kabupen-kota Se-Provinsi Bengkulu sebagai Kota Layak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *