Jumat , 16 November 2018
Breaking News
previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider
Home / Bengkulu / Pemprov Bengkulu Belum Pecat PNS Eks Narapidana Korupsi

Pemprov Bengkulu Belum Pecat PNS Eks Narapidana Korupsi

BENGKULU, SNN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu sampai saat ini belum menentukan kebijakan terkait rencana pemecatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) mantan narapidana (eks Napi) korupsi yang telah mendapatkan putusan inkrah, baik akan dilakukan pemecatan, maupun justru tidak memecat semua PNS eks Napi korupsi,Sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) antara Mendagri, Menteri PAN RB serta Kepala BKN,maka Pemda wajib memecat PNS sampai tanggal 31 Desember mendatang.

 

Kebijakan itu belum diputuskan mengingat saat ini PNS eks Napi yang ada di Pemprovinsi Bengkulu sedang mengajukan gugatan atau judicial reviews ke Makamah Konstitusi (MK).

Gugatan yang dilayangkan oleh PNS eks Napi itu murni dilakukan melalui Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Artinya Pemprov tidak  ikut campur dalam gugatan yang dilayangkan tersebut.

 

“ Itu murni dari Korpri, bukan pemerintah, biarkan itu berjalan Kita patuhi aturan saja” jelas Novian Andusti SE selaku Sekda Provinsi Bengkulu Kemarin.

 

Dengan berjalannya gugatan ke MK itu, maka prosesnya itu biarkan berjalan sampai selesai nantinya. Apapun menjadi kesimpulan yang dilakukan pada gugatan tersebut, Pemprov tetap akan meminta petujuk dari pemerintah pusat.

 

Dengan belum ditentukan sikap untuk memecat PNS eks napi korupsi itu, lantaran sebelumnya Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA mengadukan permasalahan ini ke Mendagri dan Kepala BKN. Karena  PNS eks napi korupsi itu rata-rata hanya sebagai korban, bukan menjadi pelaku utama. Karena pelaku utama itu ialah pihak ketiga yang tidak menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

 

itu pihak ketiga yg tidak mengembalikan temua negara. Itu menjadi aktor utama,”

ujar Rohidin.

 

Menurut Rohidin, pemecatan itu perlu dilakukan pertimbangan, karena PNS eks Napi korupsi itu tidak hanya sudah dipenjara, tapi juga sudah mendapatkan sanksi sosial dari masyrakat.

 

Pewarta : Asri

About adminSNN

Check Also

Warga Lebong Datangi Rumah Dinas Ketua DPRD Lebong

LEBONG SNN – Warga Lebong datangi rumah Dinas Ketua DPRD Lebong,dalam aksi damai sebagai bentuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *