Senin , 2 Agustus 2021
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Pengecer Pupuk Bersubsidi Dilema, Kadis Pertanian Sarankan Koordinasi dengan pemilik RDKK

Pengecer Pupuk Bersubsidi Dilema, Kadis Pertanian Sarankan Koordinasi dengan pemilik RDKK

Bengkulu Selatan, sinarnusantaranews.com –  Penyalur pupuk bersubsidi yang telah ditunjuk oleh Dinas terkait untuk menjadi pengecer selalu mendapat kendala di lapangan, hal itu disampaikan oleh salah satu agen pupuk di Bengkulu Selatan, Rabu (24/03)

Akibat banyaknya persoalan yang terjadi di lapangan agen tersebut merasa dilema sebab berimbas kepada keuangan.

Salah satu agen pupuk di Bengkulu Selatan yang enggan disebutkan namanya ini juga mengatakan pupuk bersubsidi pada dasarnya diperuntukkan untuk masyarakat yang bergabung dalam kelompok tani yg mempunyai RDKK dan telah disetorkan kepada agen pengecer.

Kami hanya tempatnya saja, jadi apabila pupuk sampai, masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani dan mempunyai RDKK silahkan untuk menebusnya, harganya pun dari pemerintah,” jelasnya.

Terkait dengan keadaan yang sering dialami oleh si agen dia menjelaskan, pihaknya sering dihadapkan dengan anggota kelompok tani yang enggan untuk menebus pupuk, hal tersebut mengakibatkan agen pengecer merasa dilema kalau kelompok enggan untuk menebus.

Dijual keluar dilarang, dibiarkan juga kami rugi, kalau udah begini kami rugi, akibatnya modal untuk menebus tahap selanjutnya berkendala,” ungkap agen pupuk ini dengan nada kecewa.

Menyikapi hal ini Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan Sulis Tero mengimbau, agen pupuk ditunjuk sebagai pengecer untuk selalu berkoordinasi dengan kelompok yang menyerahkan RDKK sebab agen pengecer dilarang untuk menjual pupuk bersubsidi kepada pihak lain.

Apabila agen pengecer menjual pupuk bersubsidi kepihak lain itu melanggar, aturan  yang telah ditentukan oleh pemerintah,” tegas Sulis Tero.

Ditambahnya, “untuk itu upayakan agar para pengecer pupuk bersubsidi, selalu berkoordinasisi dengan pihak RDKK sehingga jadwal pengiriman bisa selalu tepat dengan waktu penggunaan pupuk sudah barang tentu jika jadwalnya sama tepat baik pihak pengecer maupun. Pihak RDKK tidak akan saling dirugikan,” tutup Kadis Pertanian. (A.H)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

Pemerintah Desa Air Lakok Laksanakan Titik Nol Pembangunan Sumur Bor

  Bengkulu Utara, sinarnusantaranews.com – Melalui Dana Desa (DD) tahap kedua tahun 2021, Pemerintahan Desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *