Rabu , 5 Agustus 2020
Breaking News
Slider

Home / Bengkulu / Refleksi Hari Buruh, HIPMI Kota Bengkulu Dukung RUU Omnibus Law

Refleksi Hari Buruh, HIPMI Kota Bengkulu Dukung RUU Omnibus Law

BENGKULU, SNN – Meski sejumlah negara sedang dalam situasi pandemi Covid-19. Setiap 1 Mei diperingati sebagai hari buruh internasional atau may day. Pada hari buruh ini, dan hari buruh kali ini adalah tahun ke 7 setelah pemerintah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional buruh. Pengusaha pun mengharapkan pemerintah dapat menjembatani para pekerja dan pengusaha sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara umum.

Ketua Bpc Himpuan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bengkulu, Joko Fajar Santoso mengharapkan hubungan buruh dan pemilik usaha harus sama-sama harmonis dalam menjalankan usaha untuk dukung kepentingan pertumbuhan ekonomi baik di daerah maupun nasional.

Ia menambahkan, para serikat pekerja juga dapat melihat secara objektif dalam pengelolaan usaha dan industri. Hal ini sebagai upaya untuk menciptakan lapangan kerja ke depannya. Salah satunya soal tuntutan upah. Fajar menilai, bila menciptakan kondisi yang menuntut upah tinggi dapat tentu sangat mengurangi lapangan kerja. Padahal yang ingin masuk kerja tidak sedikit.

Kita berpikir jauh ke depan dan fokus untuk bagaimana menciptakan lapangan kerja nantinya karena populasi (Indonesia-red) besar dan angkatan kerjanya juga. Pimpinan pekerja harus objektif bagaimana penciptaan lapangan kerja. Objektif ini bagaimana melihat rasio angkatan kerja dan ketersediaan lapangan kerja,” ujar Fajar saat dihubungi SNN Jum’at (01/05).

Ia menambahkan, pemerintah juga dapat menjembatani hubungan para buruh dan industri baik kecil menengah ini Salah satunya dengan menerima masukan secara objektif dan tepat untuk ikut kemajuan industri dan menciptakan lapangan kerja. kita juga mendorong RUU omnibus law ini bisa di sahkan sebagai peluang untuk kemudahan berinventasi. yang mana didalamnya ada RUU ciptaker dan RUU kewirausahan, dimana salah satu perumus RUU ini adalah kita hipmi.

Meski terjadi pro kontra di kalangan buruh, namun kita yakin ini hanya bagian dari dinamika berdemokrasi. nanti kita minta pemerintah supaya antara buruh dan pelaku usaha sama-sama menguntungkan.

“Ini Juga sejalan dengan pokok pikirin bapak Presiden Jokowi dalam mewujudkan wirausaha baru 5 persen 2025 tercapai dan Hipmi melalui infrastukturnya yang ada di setiap daerah saya pikir mampu menterjemahkan pikiran bapak presiden ini, khususnya Hipmi Kota Bengkulu,” tutup pria murah senyum ini. (RED)

About adminSNN

Check Also

Tiang Paku Bumi Jatuh Di Jalan Lintas Simpang Macang Desa Air Meles Atas, Satu Badan Jalan Tidak Bisa Dilalui

REJANG LEBONG, SNN – Berlokasi di Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *