Selasa , 11 Agustus 2020
Breaking News
Slider

Home / Bengkulu / Kepahiang / Renah Kurung Bergerak “Posko Covid-19 Berdiri” Masker Terbagikan

Renah Kurung Bergerak “Posko Covid-19 Berdiri” Masker Terbagikan

KEPAHIANG, SNN – Dengan antusias yang begitu besar dan rasa keperdulian serta kebersamaan yang ditunjukkan oleh aparatur pemeritahan Desa Rena Kurung Kecamatan Muara Kemumu Kabupaten Kepahiang bergotong-royong  bersama masyarakat mendirikan posko Covid-19 secara bahu-membahu agar dapat mengantisipasi serta dapat memutuskan tali rantai virus Corona. Yang mana sangat dimeresahkan dan mencekam di dunia, sehingga dalam hal ini melalui intruksi pemerintahan Kepala Desa Renah Kurung dan perangkatnya mendirikan posko Satgas Covid-19, Rabu (22/04).

Pada kesempatan ini dengan rasa perduli kemanusian Kepala Desa Yoyon beserta perangkat desa Renah Kurung membagikan masker kepada seluruh lapisan masyarakat desa. sehinga dalam menyikapi pandemi Covid-19 ini di posko Satgas Covid-19 desa Renah Kurung membuat baleho himbauan dan tata cara menjaga kebersihan dan cara cuci tangan dengan baik.

Bukan hanya sekedar membagikan masker Pemdes juga melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan desa Renah Kurung secara merata.

Haal ini dilakukan untuk melawan Covid-19 ini, warga desa Renah Kurung sangat mematuhi setiap intruksi pemerintah daerah maupun desa, mereka berharap wabah Covid-19 segera sirna dan kembali seperti sediakala.

Disaat awak media Sinar Nusantara News meminta penjelasan kepada Kepala Desa Renah Kurung melalui via whatsapp beliau menjelaskan, “ini kami lakukan semua karena wabah ini sangat berbahaya, dan posko Covid-19 ini dapat mengontrol keluar masuk masyarakat desa kami, sehingga kami dapat mendeteksi jika ada warga yang diduga ODP, DPD, OTG, secara rill, dan kami berharap kepada masyarakat jika ada tamu ataupun rekan saudara yang baru pulang dari zona merah harap segera melapor ke posko Covid-19 kita ini dan segera melakukan karantina madiri selama 14 hari kedepan, yang kita perlu waspadai Covid-19 yang tanpa gejala jadi mohon kesadaran masyarakat agar dapat menaati peraturan yang sudah ditetapkan oleh  pemerintah,” ucap Yoyon dengan tegas.

Lanjutnya, “didalam penangan pemutusan Covid-19 ini kita bagikan masker ke seluruh masyarakat, jadi gunakan masker tersebut disaat keluar dan beraktivitas, cuci tangan dengan baik, banyak minum vitamin serta jauhi kerumunan, dan semua ini kita gunakan Dana Desa sesuai peraturan pemeritahan dan himbauannya, dan kita menunggu anggaran sesuai intruksi  berdasarkan peraturan  PDTT  Nomor 8 tahun 2020 untuk penanganan Covid-19 segera kita data dan kita kucurkan sesuai  kategori yang menerima BLT dari Dana Desa sesuai yang ditetapkan,” tutup Kades.

Maka dari itu hendaknya masyarakat Desa Renah Kurung dapat mematuhi segala himbauan yang telah diberikan oleh pemerintah untuk memutuskan tali rantai penyebaran Covid-19 ini. (FB)

About adminSNN

Check Also

Keterangan Direktur Rumah Sakit Terkait Penumpukkan Sampah Medis Di RSUD Lebong

LEBONG, SNN – Dr. Ari Afriawan selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong meluruskan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *