Selasa , 3 Agustus 2021
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Sekber Media Online, Siap Laporkan Dugaan Mark Up Puluhan Juta Gudang Pakan Ternak Desa Muara Danau

Sekber Media Online, Siap Laporkan Dugaan Mark Up Puluhan Juta Gudang Pakan Ternak Desa Muara Danau

Bengkulu Selatan, sinarnusantaranews.com – Pembuatan gudang pakan ternak di desa Muara Danau Kecamatan Seginim tahun anggaran 2020 jadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, pasalnya gudang yang berukuran 10×18 meter tersebut di bangun menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2020 yang lalu, hanya menggunakan batako tanpa di plaster dan diduga pakai baja ringan yang berbahan mutu rendah tidak sesuai harga dalam RAB.

Menurut keterangan beberapa warga desa setempat yang namanya tidak bersedia dipublikasikan bangunan gudang pakan ternak yang menghabiskan dana Rp 186.636.000 sampai sekarang hanya jadi gudang kosong tidak ada manfaatnya.

Mendapatkan informasi dari warga setempat Tim Sekber Media yang dipimpin Yon Maryono langsung cek lokasi dan konfirmasi langsung ke aparatur desa setempat.

Dari keterangan yang didapatkan dari sekdes Mesman Aswadi tidak banyak mengetahui secara detail terkait pembuatan gudang pakan ternak, “ya langsung saja tanya dengan TPKnya Sainul Aripin,” jelas Sekdes.

Sementara itu TPK Sainul Aripin tidak masuk kantor, untuk menelusuri lebih jauh lagi Tim Media Sekber pun langsung menuju lokasi gudang pakan. Di lokasi gudang pakan ditemukan bangunan gudang kosong yang dindingnya terbuat dari batako seperti apa yang informasikan warga setempat dan rangka baja ringan yang digunakan diduga berbahan mutu rendah tidak sesuai RAB.

Terkait temuan ini Ketua Sekber Media Yon Maryono menduga telah terjadi mark up puluhan juta karena dari bahan material yang digunakan diduga berbahan mutu rendah.

Jadi dalam waktu dekat ini akan kami laporkan ke APH, kalau sudah diperiksa oleh pihak inspektorat maka sangat disangatkan tim audit Inspektorat mengetahui adanya indikasi korupsi di pekerjaan gudang pakan pada tahun 2020 yang lalu dan kami berharap pihak inspektorat bekerja secara independen dan profesional, karena sampai terjadi seperti audit desa lain yang akhirnya terjadi audit ulang yang berujung banyak temuan kerugian negara yang terbukti di pengadilan,” jelas Yon Maryono. (A.H)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

“Kesempatan Dalam Kesempitan Mencari Keuntungan Dalam Pusaran Anggaran Dana Desa Penangan Covid-19”

Bengkulu Selatan, sinarnusantaranews.com – Kegiatan penangan Covid-19 di desa Kota Bumi Kecamatan Pino tahun 2021 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *