Senin , 19 November 2018
Breaking News
previous arrow
next arrow
PlayPause
Slider
Home / Bengkulu / Sidang Perdana WALHI,Penegak Hukum Harus Adil

Sidang Perdana WALHI,Penegak Hukum Harus Adil

BENGKULU, SNN – Atas laporan gugatan Pihak Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Bengkulu kepada tergugat PT. Kusuma Raya Utama dan Gubernur Bengkulu, terkait Rusaknya Kawasan Hutan Konservasi dan Hutan Produksi semidang Bukit Kabu serta Terjadinya pencemaran Sungai kemumu dan Sidimentasi DAS Air Bengkulu, Kamis 06/09/ 2018 Pengadilan Negeri Bengkulu menggelar sidang perdana dalam agenda mendengarkan keterangan Pelapor.

Nurhidayati Direktur Eksekutif Nasional menilai sidang pertama ini berjalan dengan baik, serta mengharapkan penegak hukum bekerja secara profesional serta meminta pertanggungjawaban kepada pihak tergugat atas kerusakan yang mereka sebabkan.

“Kami berharap kepada pengadilan Negeri Bengkulu bisa memberi rasa keadilan kepada masyarakat dan juga lingkungan, agar perusahaan bertanggung jawab untuk melakukan pemulihan dan rehabilitasi terhadap lingkungan yang tercemar,” tegasnya

Disisi lain Dede Frastien Manager Kampanye Industri Ekstraktif WALHI Bengkulu menuturkan kekecewaannya kepada pemerintah Bengkulu, yang telah melakukan pembiaran yang sudah berjalan selama 25 tahun beliau juga mengharapkan kedepannya pemerintah provinsi Bengkulu mengambil sikap atas persoalan ini.

“kerusakan Hutan dan Pencemaran DAS air Bengkulu yang terjadi di Bengkulu khususnya Bengkulu Tengah, sudah terjadi Selama 25 tahun akibat Aktivitas Operasi Produksi Pertambangan Batu baru khusus nya PT. KRU yang berdampak kepada bencana Ekologis Banjir dan Longsor Pemerintah Provinsi Bengkulu harus mengambil sikap dan kebijakan yang berpihak kepada keberlanjutan lingkungan hidup dan rakyat serta generasi yang akan datang“tuturnya

Berikut beberapa poin penting yang menjadi bahan gugatan WALHI kepada pihak tergugat :

1.Tingkat kerusakan Kawasan Hutan Konservasi Taman Buru Semidang Bukit Kabu dan Hutan Produksi Semidang Bukit Kabu akibat Aktifitas Operasi Pertambangan Batu Baru PT. KRU,
2. Pencemaran Sungai Kemumu yang merupakan anak Sungai DAS air Bengkulu akibat Aktifitas Operasi Pertambangan Batu Bara PT. KRU dan Pembiaran terhadap kerusakan dan
3. pencemaran Lingkungan Hidup di Provinsi Bengkulu oleh Gubernur Bengkulu, Bupati Bengkulu Tengah dan BKSDAE Bengkulu Lampung.
4. Dampak ke masyarakat sepanjang tahun kehilangan akses air bersih dan terkena penyakit pernafasan akibat damping limbah Fly Ash oleh PLTU PT. KRU.

 

ARWIN BINARDI

About adminSNN

Check Also

Kebakaran Yang Menghanguskan Rumah Dan Isinya

BENGKULU UTARA, SNN – Peristiwa kebakaran hebat terjadi, Subuh dinihari tadi yang menghanguskan sebuah rumah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *