Kamis , 22 Oktober 2020
Breaking News

Home / Daerah / SMP Negeri 02 Lebong, Saat Ini Tengah Laksanakan 3 Jenis Paket Pembangunan Fisik, Apa Saja ??

SMP Negeri 02 Lebong, Saat Ini Tengah Laksanakan 3 Jenis Paket Pembangunan Fisik, Apa Saja ??

LEBONG, SNN – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 02 Lebong yang berlokasi di desa Taba Baru 1 Kecamatan Lebong Atas Kabupaten Lebong, saat ini tengah melakukan renovasi sekolah yakni 3 jenis paket pembangunan fisik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Kamis (01/10).

Adapun 3 jenis pembangunan fisik tersebut diantaranya, yang pertama pembangunan jamban (WC) guru dan siswa, yang kedua itu rehab jamban siswa dan rehab ruang kelas. Dari 3 jenis pembangunan tersebut dibedakan menjadi beberapa point yang pertama ditambah ke mobiler, yang kedua lapangan yakni pemasangan paving block lebih kurang 40 m, ketiga taman, dan jalan penghubung antar kelas.

Ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Zulkifli T. S.Pd Kepala Sekolah SMP Negeri 02 Lebong kepada awak media mengatakan, “alhamdulillah sampai hari ini 2 paket pengerjaan pembangunan sudah mencapai 80% yakni pemasangan pintu, ruang kelas dan jamban (WC) guru, untuk yang satunya berkisar 45% karena masih menunggu atap untuk proses pengatapan,” kata Kepsek.

“DAK yang diterima kurang lebih 1,1 M telah terealisasi kurang lebih 30%, 70% masih dalam proses pengusulan, sesuai dengan perjanjian awal antara pihak Sekolah, Dinas, dan pihak terkait terutama BKD (Badan Keuangan Daerah).”

Semua pekerjaan akan selesai kurang lebih 10 hari kedepan untuk pengerjaan paket ruang kelas dengan 1 jamban siswa karena tinggal pengecatan, pemasangan jendela dan penukaran kaca sesuai dengan RAB yang ada.

Menurtnya hingga pengerjaan harini semuanya berjalan dengan lacar tak ada kendala apapun, ”untuk saat ini belum ada kendala, karena mulai terhitung titik nol 13 Juli 2020 kami sudah mulai melaksanakan lebih kurang 1 bulan 1 minggu, bisa dikatakan waktu masih panjang berakhir 23 Desember 2020 sesuai dengan kontrak kerja, jadi oleh sebab itu diperkirakan pada pertengahan Oktober mendatang pada umumnya sudah banyak yang selesai,” terangnya lagi.

Berdasarkan aturan yang ada saat ini seluruh kegiatan di sekolah baik yang bersifat pendidik dan kependidikan maupun anak didik, dan semua yang bersifat untuk sekolah semua bermuara di data dapodik, jadi pengusulan yang pertama itu adalah data dapodik sesuai dengan arahan dari Dinas Dikbud Pusat yang datang ke Kabupaten Lebong.

Untuk tahun 2021 terdapat 2 jenis usulan yang pertama melalui Musrenbang tingkat Kecamatan, setiap sekolah, bersama Camat, pihak Bappeda dan pihak lainnya sudah dilaksanakan dengan pembahasan apa saja yang dibutuhkan oleh pihak sekolah, dan yang kedua berupa proposal melalui Dinas, dan proposal kami melalui Bappeda pihak itu pun turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi sekolah secara langsung dengan catatan apa yang diusulkan memang benar-benar dibutuhkan, Sekolah harus mempunyai sertifikat tanah yang jelas.

Kedepannya kepala sekolaah berharap agar ada pembangunan untuk pagar sekolah dan aula serba guna, “harapan kami dari pihak sekolah, yang pertama adanya pagar keliling dan aula serba guna ditengah-tengah lapangan yang dapat digunakan untuk kegiatan KBM, kegiatan belajar di ruang terbuka, maupun kegiatan ekstrakulikuler dan kegiatan lainnya sangat dibutuhkan aula terbuka karena seperti ruang komputer dan alat-alatnya sudah lengkap, kemudian alat laboratorium 85% lengkap, ruang pertemuan sudah punya, ruang perpustakaan sudah ada, tinggal itu saja,” demikian Kepsek Zulkifli. (YNS)

 

About adminSNN

Check Also

Ikuti Protokol Kesehatan Pemdes Bioa Sengok Bagikan BLT DD Tahap 4

LEBONG, SNN – Dengan membaca lafaz basmallah, sholawat dan salam, Pemdes Bioa Sengok Kecamatan Rimbo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *