Senin , 16 Desember 2019
Breaking News
previous arrow
next arrow
Slider

Home / Bengkulu / SPBU KJS Penarik Lebih Mengutamakan Pengisian Jerigen

SPBU KJS Penarik Lebih Mengutamakan Pengisian Jerigen

MUKOMUKO, SNN – Stadiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) KJS Penarik Mukomuko hari ini ricuh akibat pengisian bahan bakar minyak di jerigen yang melebihi batas wajar, Selasa (19/11).

Di lokasi tampak beberapa pengguna kendaraan yang geram dan marah akibat petugas SPBU lebih mengutamakan pengisian jerigen dibandingkan kendaraan masyarakat yang antri.

“Ini  jelas menyalahi aturan yang ada karena lebih mengutamakan pengisian jerigen dari pada kami yang mengantri lama,” ujar salah satu masyarakat yang sedang mengantri minyak.

Petugas SPBU melakukan hal tersebut diduga karena mereka ingin mengejar KR dari pengisian jerigen. Dengan begitu pihak mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Namun yang harus digaris bawahi bagaimana dengan kebutuhan masyarakat,  pengguna kendaraan roda dua dan roda empat sangat wajar kalau masyarakat marah dan geram. Karena kondisi saat ini masyarakat sedang kesulitan untuk mendapatkan BBM.

Masyarakat berharap dengan adanya informasi dan pemberitaan melalui media SNN mohon terhadap pihak-pihak yang terkait agar dapat menindak tegas terhadap petugas SPBU yang melanggar aturan.

Sampai berita ini diterbitkan agar secepatnya pihak SPBU untuk mengkonfirmasi perihal tersebut.

 

Pewarta : Abu Razak

Editor : Cyntia Pramesti S.A.P

About adminSNN

Check Also

Kondisi Jalan Menuju Ke Salah Satu Sekolah Di Mukomuko

MUKUMUKO, SNN – Miris melihat kondisi jalan menuju ke sekolah SMK 01 Mukomuko yang terletak …

One comment

  1. Mengenai pengisian jrigen di SPBU kjs penarik tersebut saya pribadi tidak menyalahkan untuk pengisian jerigen tersebut tetapi perlu kita cermati jg tentang pasokan BBM oleh pihak PERTAMINA di setiap SPBU KHUSUSNYA di KAB.MUKO MUKO ini sangat minim sekali dan jumlah UNIT SPBUnya jg masih minim jika di.SPBU hanya dibolehkan untuk para pengendara kendaraan roda 4 atau lebih org kaya saja.jadi apa lagi yg didapatkan olh para ojek minyak yg mungkin tidak tau siang atau malam untuk mncari nafkah anak dan isteri mereka.
    Untuk itu mari kita garis bawahi dan kita teliti bersama kenapa terjadi hal seperti ini.menurutsaya:1.apakah layak kendaraan yg memakai plat merah menggunakan BBM yang besubsidi.
    2.apakah tidak sepatutnya pemprov dan pemkab menyikapi hal ini dengan adanya kelangkaan BBM jenis premium ini.
    3.apakah tidak tidak selayaknya infestor&pemda membangun beberapa unitsarana SPBU .untuk mengurungi antrian pengisian BBM.
    jika kelayakan itu tidak ada maka terima resiko antrian panjang saat pengisian BBM disetiap SPBU.karena bukan hanya kita yg butuh oranglain jg butuh BBM walaupun beda jenis yg dibutuhkan.
    Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *