Selasa , 3 Agustus 2021
Breaking News
Slider

Home / Daerah / Benteng / Tak Diperhatikan Pemerintah, Masyarakat Desa Talang Ambung Keluhkan Kondisi Jalan yang Rusak Parah

Tak Diperhatikan Pemerintah, Masyarakat Desa Talang Ambung Keluhkan Kondisi Jalan yang Rusak Parah

Bengkulu Tengah, www.sinarnusantaranews.com – Akses jalan menuju Desa Talang Ambung Kecamatan Merigi Kelindang Kabupaten Bengkulu Tengah, kondisinya cukup memprihatinkan sebab kerusakan jalan tersebut sudah sangat parah. Masyarakatpun keluhkan hal tersebut, fasilitas jalan yang diharapkan dari Pemerintah Daerah namun hingga saat ini tak kunjung diperbaiki.

Mendapati informasi tersebut, Tim Investigasi SNN langsung menuju lokasi untuk meninjau dan melihat apa yang dikeluhkan masyarakat setempat.

Salah satu warga yang enggan sebut namanya mengatakan, “akses jalan menuju desa kami tak pernah kunjung diperbaiki sehingga akses keluar masuk desa sangatlah sulit, ditambah lagi jalan yang menanjak/menurun sehingga masyarakat berinisiatif untuk memperbaiki jalan dengan di cor dan warga juga sangat mengharapkan jalan menuju desa mereka diperhatikan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.

Warga setempat juga menjelaskan kepada awak media bahwa, “kami berinisiatif untuk gotong royong perbaiki jalan akses desa dengan dana sumbangsi sesama warga setempat masyarakat hanya menggunakan dana swadaya dari masyarakat setempat untuk perbaikan seadanya sedang kan di desa tersebut hasil pertanian dan perkebunan masyarakat seperti kopi, kelapa sawit, karet dan lain sebagainya.”

Masyarakat juga mengharapkan jalan menuju desa mereka sama dengan jalan yang ada di desa lainnya yang lancar transportasinya.

Selanjutnya berdasarkan penuturan dari masyarakat bahwa pihak pemerintah desa sudah pernah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Daerah agar jalan menuju desa mereka segera diperbaiki namun sampai sekarang tak kunjung juga di perbaiki.

Ketika Tim mengkonfirmasi kepada Kepala Desa Talang Ambung Surin Alani S.Sos menjelaskan, dari pihak pemerintah desa sudah pernah mengajukan permohonan kepada pemerintah daerah agar bisa mengupayakan perbaikan akses jalan menuju desa yang rusak parah, mengingat jalan itu pertama kali di bangun pada tahun 2012, hingga sekarang belum ada upaya perbaikan dari pemerintah daerah yang bertanggung jawab atas jalan ini.

Saya selaku Kepala Desa merasa belum ada jalan keluarnya atas permasalahan ini sehingga timbul inisiatif kami dari pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat sepakat untuk memperbaiki jalan tersebut ala kadarnya saja yang dananya bersumber dari dana iuran suka rela seluruh elemen masyarakat desa Talang Ambung.”

Kades sebagai perwakilan dari masyarakat setempat berharap kepada pemerintah daerah agar bijaksana terhadap apa yang menjadi harapan kami masyarakat desa Talang Ambung.

Dari pantauan Tim, jalan menuju desa Talang Ambung memang sangat memprihatinkan dan butuh perbaikan yang sifatnya segera, sebab jalan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan mereka untuk keluar masuk desa mereka yang dilalui setiap harinya apalagi anak-anak di desa tersebut sekolahnya di luar desa sebab disana hanya ada sekolah Paud, yang di bangun oleh pemerintah desa sehingga anak anak sekolah SD, SMP, serta SMA harus keluar desa untuk bersekolah melewati akses jalan tersebut setiap harinya.

Selanjutnya berdasar informasi dari masyarakat setempat bahwa masyarakat desa sudah banyak yang jatuh dari kendaraan akibat dari jalan yang licin berlobang, berbatu dan menanjak/menurun sehingga bisa mengancam keselamat masyarkat setempat dalam berkendara.

Yang lebih memperhatinkan seharus lnya dana swadaya itu bisa untuk kebutuhan ekonomi masyarakat namun mau tak mau masyarakat harus berjuang sendiri untuk perbaik jalan desa mereka. (Tim)

http://www.nuamooreabengkulu.com

About adminSNN

Check Also

“Kesempatan Dalam Kesempitan Mencari Keuntungan Dalam Pusaran Anggaran Dana Desa Penangan Covid-19”

Bengkulu Selatan, sinarnusantaranews.com – Kegiatan penangan Covid-19 di desa Kota Bumi Kecamatan Pino tahun 2021 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *